Ini 5 Fakta Terbaru KM Mina Sejati, 1 Jenazah Ditemukan hingga Masih Dilakukan Pencarian

Kompas.com - 03/09/2019, 08:29 WIB
Satu jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang teridentifikasi bernama Riri Prasetyo dibawa ke Pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Senin (2/8/2019): Dok Kabid Humas Polda MalukuSatu jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang teridentifikasi bernama Riri Prasetyo dibawa ke Pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Senin (2/8/2019):

KOMPAS.com - Satu jenazah anak buah kapal (ABK) korban pembantaian di KM Mina Sejati ditemukan tersangkut di jaring nelayan di peraiaran Kepulaua Aru pada Minggu (1/9/2019).

ABK korban pembantaian yang teridentifikasi bernama Riri Prasetyo (18), warga Jalan Warakas 1 GG. 24 RT 13/8 Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setelah menjalani otopsi di Rumah Sakit Cendrawasih, Dobo, jenazah Riri ABK KM Mina Sejati yang ditemukan kapal nelayan di Kepulauan Aru, Maluku, akhirnya dimakamkan, Senin (2/9/2019).


Jasad korban langsung dimakamkan setelah dievakuasi dari laut Aru, lantaran kondisinya yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dibawa pulang ke kampung halamannya.

Sementara itu, aparat Polairud Polda Maluku bersama pasukan Brimob hingga kini masih terus melakukan operasi pencarian terhadap 20 ABK KM Mina Sejati termasuk di dalamnya 3 pelaku pembantaian yang hilang di Laut Aru pasca-insiden pembantaian di atas kapal tersebut.

Berikut fakta terbaru penemuan jasad ABK KM Mina Sejati:

1. Ditemukan tersangkut jaring nelayan

Ilustrasi nelayanARSIP KOMPAS TV Ilustrasi nelayan

Jasad Riri ABK korban pembantaian di KM Mina Sejati ditemukan tersangkut jaring nelayan di peraiaran Kepulauan Aru pada Minggu (1/9/2019).

Setelah ditemukan jasad korban dibawa dengan kapal nelayan ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.

“Iya, satu korban KM Mina Sejati kembali ditemukan dan baru dievakuasi pagi tadi di Dobo,” kata Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormasa saat dikonfirmasi dari Ambon, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Satu Jenazah ABK Korban Pembantaian KM Mina Sejati Tersangkut Jaring Nelayan

2. Jenazah yang ditemukan warga Jakarta

Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan bahwa Riri Prasetyo merupakan salah satu ABK korban pembantaian di KM Mina Sejati.

“Ada ABK selamat yang dihadirkan dalam pemeriksaan dan salah satu ABK bernama Slamet alias Pak De mengenali jasad yang ditemukan itu,” kata Roem kepada Kompas.com, Senin (2/9/2019).

Polisi memastikan bahwa satu korban insiden KM Mina Sejati itu merupakan warga Jakarta.

“Korban ini juga kelahiran Jakarta, umurnya 18 tahun,” kata Roem.

Baca juga: Satu Jenazah ABK KM Mina Sejati yang Ditemukan adalah Warga Jakarta

3. Langsung dimakamkan

Ilustrasi pemakamanthinkstock Ilustrasi pemakaman

Setelah menjalani otopsi di Rumah Sakit Cendrawasih, Dobo, jenazah Riri Prasetyo ABK KM Mina Sejati yang ditemukan tersangkut di jaring nelayan di Kepulauan Aru, Maluku, akhirnya dimakamkan, Senin (2/9/2019).

“Korban sudah dimakamkan tadi, sebelumnya juga dishalatkan,” kata Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormasa saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Jasad korban langsung dimakamkan setelah dievakuasi dari laut Aru, lantaran kondisinya yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dibawa pulang ke kampung halamannya.

“Karena kondisinya tidak memungkinkan lagi, jadi dimakamkan di sini,” kata dia.

Baca juga: Usai Diautopsi, Jasad ABK KM Mina Sejati Korban Pembantaian Dimakamkan

4. Masih melakukan pencarian

Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019)KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019)

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, aparat Polairud Polda Maluku bersama pasukan Brimob hingga kini masih terus melakukan operasi pencarian terhadap 20 ABK KM Mina Sejati termasuk di dalamnya 3 pelaku pembantaian yang hilang di Laut Aru pascainsiden pembantaian di atas kapal tersebut.

“Sampai saat ini operasi pencarian oleh Polairud dan Brimob belum dihentikan, pencarian masih terus dilakukan,” katanya kepada Kompas.com di Ambon, Senin (2/9/2019).

Dikatakannya, operasi pencarian terhadap para ABK korban pembunuhan di KM Mina Sejati masih terus dilakukan di perairan Kepulauan Aru.

Baca juga: Polairud Polda Maluku Masih Cari 20 ABK KM Mina Sejati di Laut Aru

5. Dibantu kapal nelayan

Ilustrasi kapal nelayanKOMPAS.com/ HERU DAHNUR Ilustrasi kapal nelayan

Masih dikatakannya, hingga hari ini operasi pencarian yang dilakukan tim gabungan Polairud dan Brimob telah memasuki hari kesembilan.

Selain menyisir perairan Kepulauan Aru, tim yang dipimpin langsung oleh Wadir Polairud itu juga ikut melakukan pencarian hingga ke Perairan Kei, Maluku Tenggara.

“Pencarian dilakukan dengan bantuan kapal nelayan, jadi tidak hanya di laut Aru, pencarian juga dilakukan sampai ke Kepulauan Kei,” katanya.

Baca juga: 2 Jasad ABK Korban Pembantaian KM Mina Sejati Ditemukan di Laut

Sumber: KOMPAS.com (Rahmat Rahman Patty)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X