Jangan Ngaku Anak Universitas Brawijaya kalau Tak Kenal Warung Lengko yang Legendaris

Kompas.com - 03/09/2019, 07:35 WIB
Nasi Lengko yang melegenda di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (16/8/2019). KOMPAS.com/ANDI HARTIKNasi Lengko yang melegenda di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (16/8/2019).

Karena banyak yang menyukai makanan dagangannya, Sukirman lantas berjualan nasi lengko setiap hari hingga menjadi langganan mahasiswa.

"Saya (dari awal) niatnya jual nasi lengko, khas dari Tegal. Ternyata sampai sekarang lancar," ungkapnya.

Saat Masjid Raden Patah direnovasi pada 2008, Sukirman memindahkan warungnya ke gedung Student Center. Dia berada di bawah binaan Lembaga Pengabdian Masyarakat UB.

Baca juga: Cerita Kantin Mbok Jum di Kampus UNS, Tempat Nembak Pacar hingga Balas Budi Mahasiswa

dan Baca juga: Kantin Mbok Jum di Kampus UNS, Beragam Menu Favorit hingga Harga Super Murah

Kemudian pada tahun 2011, Sukirman terpaksa keluar dari komplek itu karena akan dibangun gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

"Memang ada surat perjanjian, bilamana tempatnya dibangun harus pindah," katanya.

Saat itu, Sukirman tidak memiliki tempat untuk berjualan. Hingga akhirnya dia ditawari tempat di depan sebuah kontrakan oleh sejumlah mahasiswa. Hingga saat ini, Sukirman masih berjualan di rumah kontrakan itu.

"Saya diajak berjualan di sini oleh mahasiswa. Dulu yang kontrak di sini adalah mahasiswa. Saya berjualan di depannya," katanya.

"Enam bulan kemudian, mahasiswa itu tidak nerusin kontrak karena sudah lulus, saya yang meneruskan kontrak di sini sampai sekarang," ungkapnya.

Lokasi kontrakan itu cukup strategis untuk mahasiswa UB. Berada di depan pintu gang keluar kampus UB bagian timur.

Pintu gang yang hanya bisa dilalui dengan jalan kaki itu menjadi tempat perlintasan mahasiswa UB yang ingin menuju ke kompleks perkampungan di Jalan Mayjen Panjaitan RT 9 RW 6 Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X