Di Padang, Jusuf Kalla Berbicara soal Kondisi Papua dan Aceh

Kompas.com - 02/09/2019, 22:38 WIB
Wapres Jusuf Kalla berbicara di hadapan tokoh pemerintahan dan masyarakat di Padang, Senin (2/9/2019) malam KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAWapres Jusuf Kalla berbicara di hadapan tokoh pemerintahan dan masyarakat di Padang, Senin (2/9/2019) malam

PADANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla bercerita tentang kondisi Aceh dan Papua saat bertemu dengan tokoh pemerintahan dan masyarakat di Padang, Sumatera Barat, Senin (2/9/2019).

Jusuf Kalla menyebutkan kondisi kedua daerah saat ini sangat jauh berbeda. Aceh dalam keadaan aman, sedangkan Papua sedang dilanda kerusuhan.

"Saya tadi baru dari Aceh. Sebelumnya kita serius bicarakan masalah Papua," kata Jusuf Kalla, Senin malam.

JK mengatakan Aceh aman setelah 15 tahun perdamaian dilakukan. Otonomi khusus dilakukan untuk dua daerah itu.

"Kenapa hasilnya berbeda? Papua masih gejolak sampai kemarin. Aceh aman. Warkop buka sampai malam," katanya.

Baca juga: Polri Tetapkan 62 Tersangka Terkait Rusuh di Papua dan Papua Barat

Padahal menurut JK, dua daerah tersebut mendapatkan anggaran yang lebih dibandingkan daerah lain.

JK mengatakan letupan yang terjadi di Papua hanya karena satu kata. Hampir sama dengan satu kata Al Maidah yang menyebabkan terjadinya gejolak di tengah masyarakat.

"Hampir sama dengan beberapa waktu lalu. Aksi demonstrasi muncul karena hanya satu kata yaitu Al Maidah," katanya.

JK mengatakan masyarakat harus bisa menjaga perasaan dan keharmonisan bangsa.

"Jadi kita harus jaga perasaan, jaga kehormnisan bangsa ini. Di samping harus paham betul masalah di daerah ini. Mudah-mudahan ada penyelesaian yang baik," ujarnya. 

Baca juga: 2 Anggota DPRD Aceh Utara Ditunda Dilantik, Ini Penyebabnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X