Warga dan Pemprov Jatim Kirim Bantuan Sembako ke Papua

Kompas.com - 02/09/2019, 11:44 WIB
Bantuan sembako dari Jatim diangkut Kapal Rumah Sakit TNI AL Dok BPBD JatimBantuan sembako dari Jatim diangkut Kapal Rumah Sakit TNI AL

SURABAYA, KOMPAS.com - Warga Jawa Timur mengirim bantuan kemanusiaan berupa bahan pokok atau sembako dan kebutuhan lainnya untuk warga Papua.

Bantuan tersebut diberangkatkan pada Sabtu (31/8/2019), menggunakan KRI dr Soeharso-990 dari Pelabuhan Armada II Tanjung Perak Surabaya.

Bantuan tersebut dari institusi Pemerintah Provinsi Jawa Timur seperti Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Gubernur.

Tak hanya itu, bantuan juga datang dari sejumlah elemen dan lembaga seperti Nahdatul Ulama (NU), Universitas Dr Soetomo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Selain beras, bahan pokok yang diberikan juga berupa makanan kaleng, mie instan, pakaian, popok bayi, obat-obatan hingga air mineral.

"Bantuan dilepas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa," kata Kepala Biro Humas Dan Protokoler Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paiwae, dikonfirmasi, Minggu (1/9/2019).

Menurut Aries, pasca kerusuhan di Papua pekan lalu, masih banyak toko-toko sembako yang tutup, sehingga distribusi untuk kebutuhan sehari-hari dikabarkan sedikit terganggu.

"Semoga bantuan dari warga Jawa Timur tersebut bermanfaat bagi warga sebangsa dan setanah air di Papua," kata Aries.

Bantuan tersebut diangkut oleh KRI dr Soeharso-990, yang akan menyiagakan kapal rumah sakit di wilayah Papua untuk mendukung layanan kesehatan.

"Jadwalnya Kamis mendatang, kapal rumah sakit yang mengangkut bantuan akan sampai di Papua," kata Aries.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X