Kisah Peternak Lebah Hasilkan Madu Berkualitas Memanfaatkan Kangkung

Kompas.com - 02/09/2019, 09:19 WIB
Salah seorang peternak lebah di Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Lamongan, saat membawa sarang lebah yang dihasilkan. KOMPAS.com/HAMZAH ARFAHSalah seorang peternak lebah di Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Lamongan, saat membawa sarang lebah yang dihasilkan.

Untuk sarang madu, mereka biasa mematok harga Rp 60.000 per kilogramnya.

Sementara, untuk madu yang sudah diperas dan dimasukkan ke dalam botol, mereka memasang harga Rp 25.000 untuk yang dikemas dalam botol kecil dan Rp 75.000 untuk botol berukuran besar.

“Biasanya, yang beli itu produsen jamu dan obat tradisional, kadang juga masyarakat umum. Karena mengonsumsi madu murni dapat berkhasiat menyembuhkan beberapa penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Triyono.

Hal senada juga diutarakan oleh Ahyat, warga Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

Baca juga: Perangai Terduga Teroris di Lamongan Berubah Usai Menikah

 

Ia mengatakan, saat di desanya masih aktif dalam membudidayakan tanaman kangkung, beberapa peternak lebah asal Jawa Tengah ada yang memilih tinggal sementara waktu untuk menetap.

“Sering saat dulu masih tanam kangkung, terakhir dua tahun lalu, banyak peternak lebah dari Jawa Tengah yang minta izin tinggal untuk budidaya lebah. Biasanya mereka itu musiman, kalau enggak musim tanam kangkung, ya mereka kembali pulang atau cari tempat lain," tutur Ahyat.

Namun Ahyat menerangkan, dalam dua tahun terakhir ini, desanya tidak lagi didatangi oleh para peternak lebah dari Jawa Tengah seperti biasa, lantaran warga di sana tak lagi menanam kangkung imbas dari kesulitan mencari sumber air.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X