Mulai Pukul Bedug hingga Pawai Lampion, Tandai Peringatan Tahun Baru Islam di Lamongan

Kompas.com - 31/08/2019, 22:10 WIB
Agenda pergantian Tahun Baru Islam di Lamongan, ditandai dengan pemukulan bedug dan kentongan bersama oleh jajaran Forkopimda, yang sekaligus penanda dimulainya Lamongan Muharram Festival. Dok. Humas Pemkab LamonganAgenda pergantian Tahun Baru Islam di Lamongan, ditandai dengan pemukulan bedug dan kentongan bersama oleh jajaran Forkopimda, yang sekaligus penanda dimulainya Lamongan Muharram Festival.

LAMONGAN, KOMPAS.com — Menandai peringatan Tahun Baru Islam (1 Muharam 1441 Hijriyah) yang jatuh pada Minggu (1 September 2019) besok, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar festival bertajuk Lamongan Muharam Festival dengan agenda awal sudah dilakukan mulai hari ini, Sabtu (31/8/2019).

Agenda Lamongan Muharam Festival, lebih dulu ditandai dengan pemukulan bedug dan kentongan dari jajaran Forkopimda, mulai bupati, wakil bupati, kapolres, dan segenap perwakilan secara simbolis bertempat di simpang tiga alun-alun Lamongan, Sabtu sore.

"Sore ini kita menyongsong Tahun Baru Islam. Mari kita tandai dengan terus memotivasi diri untuk membangun Lamongan," ujar Bupati Lamongan Fadeli dalam sambutan yang diberikan.

Lebih lanjut Fadeli menuturkan, hijrah tahun ini memerlukan kecepatan berpikir dan bertindak. Hal itu karena ekonomi semakin tanpa batas, teknologi semakin maju, serta demografi berubah. Ia lantas menyebut, tantangan yang dihadirkan adalah bagaimana menata sumber daya sebagai aset berharga.


Baca juga: Tahun Baru Islam, Unimal Launching Rumah Qur’an

"Berbagai hasil pembangunan dan prestasi adalah kerja keras kita semua, masyarakat Lamongan. Dan kita semua bersyukur, Lamongan dan negara (Indonesia) ini tetap aman dan kondusif," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Yuhronur Efendi menambahkan, agenda tabuh bedug dan kentongan tersebut sebagai penanda pergantian tahun sekaligus agenda pembuka rangkaian Lamongan Muharam Festival yang diadakan kali ini.

"Karena selanjutnya juga masih banyak acara lain dalam Lamongan Muharam Festival yang kami selenggarakan kali ini. Mulai dari lomba kaligrafi, desain busana muslim yang sekaligus ditampilkan di depan umum, wisuda para tahfidz Al Quran, pawai lampion, hingga Lamongan bershalawat bersama majelis," ucap Yuhronur.

Baca juga: Tradisi Tahun Baru Islam, Warga Baubau Beli Ember dan Gayung

Warga antusias

Warga sendiri terlihat cukup antusias untuk melihat Lamongan Muharam Festival yang diselenggarakan.

Mereka tampak berbondong menyaksikan jalannya festival, terutama pawai lampion yang memang dilakukan dengan mengelilingi beberapa ruas jalan protokol yang ada di kota Lamongan.

"Penasaran pengen lihat pawai lampion, ya hitung-hitung juga bisa buat alternatif menghabiskan waktu di akhir pekan, sekaligus menyemarakkan gebyar festival Muharam," tutur salah seorang pengunjung, Fransiska Ayu Henianti.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X