Arkelog Senior Minta Video Ridwan Saidi Soal Sriwijaya Fiktif Dihapus

Kompas.com - 31/08/2019, 20:40 WIB
Arkelog senior Bambang Budi Utomo meminta pemilik akun Youtube Macan Idealis untuk segera menghapus video Ridwan Saidi yang menyatakan kerajaan Sriwijaya fiktif. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAArkelog senior Bambang Budi Utomo meminta pemilik akun Youtube Macan Idealis untuk segera menghapus video Ridwan Saidi yang menyatakan kerajaan Sriwijaya fiktif.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Arkelog senior Bambang Budi Utomo meminta kepada pemilik akun Youtube 'Macan Idealis'untuk menghapus video pernyataan budayawan Ridwan Saidi yang menyebut kerajaan Sriwijaya fiktif.

Menurut Budi, pernyataan yang disampaikan oleh Ridwan Saidi tidak memiliki dasar hingga bisa dikategorikan penyebar hoaks.

"Untuk menyelamatkan masyarakat yang terkena hoaks, lebih baik saya sarankan agar video itu dicabut," kata Bambang saat berada di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (31/8/2019).

Bambang menjelaskan, Ridwan semestinya berbicara tentang sejarah dengan melampirkan bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Arkeolog Sumsel: 4 Tahun Lalu, Ridwan Saidi Juga Bikin Onar soal Sriwijaya

 

Namun, dalam pernyataan menyebutkan Sriwijaya fiktif, budayawan yang disebut babe itu tak dapat menunjukan dasar dari pernyataannya tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau saya pribadi, saya tidak mau komentari itu (pernyataan Ridwan). Saya hanya mau meluruskan apa yang dibengkokkan. Suruh tunjukkan (kepada Ridwan), buktinya saja (Sriwijaya fiktif),"jelas Bambang.

Sriwijaya kerajaan maritim, sehingga minim candi 

Sriwijaya menurut Bambang, adalah kerajaan Maritim yang hidup di lautan. Berbeda dengan kerajaan Mataram yang berbasis agraris.

Minimnya candi kerajaan Sriwijaya yang di temukan, dikarenakan bahan baku batu pembuatan yang jauh.

Sementara, Mataram adalah kerajaan yang dekat dengan daerah pegunungan dan sektor pertanian.

"Kalau Maritim, kemana-mana dia (berlayar). Sehingga peninggalan Sriwijaya hanya Arca dan Candi, itupun sedikit," ujarnya.

Baca juga: Balai Arkeologi Sumsel: Ridwan Saidi yang Ngelantur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X