Kawasan Kayutangan, Sensasi Kehidupan Masa Lalu di Kota Malang

Kompas.com - 31/08/2019, 09:35 WIB
Suasana kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) malam. Di kawasan itu sedang berlangsung event Oeklam-Oeklam Heritage nang Kajoetangan untuk mengangkat kawasan itu sebagai ibu kota heritage. KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSuasana kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) malam. Di kawasan itu sedang berlangsung event Oeklam-Oeklam Heritage nang Kajoetangan untuk mengangkat kawasan itu sebagai ibu kota heritage.

MALANG, KOMPAS.com – Jalan Jenderal Basuki Rachmat di Kota Malang, Jawa Timur, sedang ramai pada Jumat (30/8/2019) malam.

Jalan yang biasanya dipadati lalu lintas kendaraan, malam itu penuh dengan masyarakat yang tengah bernostalgia dengan kehidupan masa lalu.

Satu ruas jalan Jenderal Basuki Rachmat ditutup.

Satu ruas lainnya tetap dibiarkan terbuka.

Di jalan itu sedang berlangsung Oeklam-Oeklam Heritage nang Kajoetangan, sebuah event yang mengangkat kawasan Kayutangan sebagai pusat warisan budaya, karena masih banyak menyimpan bangunan kuno.

Sementara itu, musik keroncong mengalun merdu dari kelompok musisi yang berdendang tepat di depan gedung tua di ujung utara ruas jalan yang dipenuhi warga.

Mereka memakai kebaya khas awal abad ke-20, sehingga membuat yang menyaksikan larut dalam suasana kehidupan masa lalu.

Tidak jauh dari alunan musik itu terdapat etalase penjual makanan dan minuman yang terbuat dari anyaman bambu dan atap janur.

Suasana kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) malam. Di kawasan itu sedang berlangsung event Oeklam-Oeklam Heritage nang Kajoetangan untuk mengangkat kawasan itu sebagai ibu kota heritage.KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Suasana kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) malam. Di kawasan itu sedang berlangsung event Oeklam-Oeklam Heritage nang Kajoetangan untuk mengangkat kawasan itu sebagai ibu kota heritage.
Sebelah selatannya lagi terdapat layar lebar yang menyajikan film perjalanan pahlawan nasional WR Supratman di era kemerdekaan Indonesia.

WR Supratman dikenang sebagai pengarang lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
Gempa M 5,8 Berkedalaman 10 Km Guncang Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,8 Berkedalaman 10 Km Guncang Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Palopo, BPBD Kerahkan Pompa Sedot

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Palopo, BPBD Kerahkan Pompa Sedot

Regional
Tokoh Adat Babel Desak Pemerintah Batalkan Tradisi Budaya Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Tokoh Adat Babel Desak Pemerintah Batalkan Tradisi Budaya Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Regional
Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X