Bupati Bandung Barat Senang jika Ibu Kota Jawa Barat Pindah ke Walini

Kompas.com - 30/08/2019, 22:49 WIB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (tengah) KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANABupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (tengah)

LEMBANG, KOMPAS.com - Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menyambut baik rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pemindahan ibu kota Jawa Barat atau pusat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dari Kota Bandung.

Perkebunan Walini yang juga merupakan kawasan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Kereta Cepat Jakarta-Bandung menjadi salah satu calon ibu kota baru Jawa Barat.

"Saya sebagai Bupati Bandung Barat menyambut baik, tapi bagaimanapun juga itu harus berdasarkan kajian," kata Aa Umbara saat ditemui di rumahnya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (29/8/2019) malam.

Baca juga: Ini Penampakan Walini, Daerah yang Diusulkan Ridwal Kamil Jadi Ibu Kota Baru Jabar


Aa mengatakan, jika kajian tentang pemindahan ibu kota Jawa Barat ke eks perkebunan teh Walini akan berdampak positif dan benar-benar bisa diterapkan di daerah tersebut, dia dan warganya akan sangat bersyukur.

"Kalau hasil kajiannya memungkinkan Kabupaten Bandung Barat menjadi ibu kota provinsi Jawa Barat, kami (pemerintah daerah) dan warga Kabupaten Bandung Barat tidak keberatan," tuturnya.

Aa Umbara optimistis, jika Walini terpilih menjadi ibu kota Jawa Barat maka perekonomian di Kecamatan Cikalongwetan dan Kabupaten Bandung Barat akan meningkat.

"Tentunya akan menambah perekonomian baru ketika terpusatkan perkantoran dan tentu saja dengan adanya kota baru Walini, kampung Asia Afrika dan banyak lainnya, mudah-mudahan doa saya di Mekah dan Madinah dikabulkan oleh Allah bahwa kemajuan Kabupaten Bandung  Barat tidak terlalu lama bisa dinikmati masyarakat Kabupaten Bandung Barat," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama DPRD Jabar telah sepakat untuk mengkaji wacana pemindahan pusat pemerintahan dan ibu kota Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil mengatakan, wacana itu muncul sewaktu ia menggelar rapat pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jabar bersama Pansus VII awal pekan lalu.

"Kemarin RTRW Jabar sudah disahkan untuk sampai 2029. Di dalamnya Rebana sudah masuk kan, penataan jalur transportasi sudah masuk, termasuk persetujuan wacana pusat pemerintahan untuk dikaji dulu di beberapa lokasi," ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Harapan Warga Jika Ibu Kota Jabar Pindah ke Cikalongwetan, Bandung Barat

Emil menjelaskan, penentuan lokasi baru ibu kota Jabar terbuka untuk seluruh wilayah.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X