Sekelompok Gajah Keluar dari Habitatnya akibat Karhutla

Kompas.com - 30/08/2019, 13:42 WIB
Seekor gajah liar yang keluar dari kawasan TNTN, mencari makan di perkebunan sawit. Dok. BBKSDA RiauSeekor gajah liar yang keluar dari kawasan TNTN, mencari makan di perkebunan sawit.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sekelompok gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) liar keluar dari hutan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau, akibat kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla), yang terjadi di sekitar habitatnya itu.

Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Andri Hansen Siregar saat dikonfirmasi Kompas.com, membenarkan kejadian ini.

"Benar. Ada kelompok gajah yang terpantau berjumlah sekitar lima ekor keluar dari kawasan TNTN, karena di sana terjadi kebakaran lahan," kata Hansen, Jumat (30/8/2019).

Dia mengatakan, kelompok gajah liar ini kabur ke sejumlah wilayah.


Baca juga: Unik, Gajah hingga Unta Hewan Penghuni Taman Safari Ikut Upacara 17 Agustus

 

Ada yang ke wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan sebagian ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Satwa berbadan besar itu masuk ke perkebunan dan memakan tanaman sawit millik warga.

Untuk itu, tim BBKSDA Riau sudah dikerahkan ke lokasi untuk memantau pergerakan gajah tersebut.

"Tim kita sedang pemantauan di lokasi.  Untuk saat ini, yang teridentifikasi baru dua ekor gajah di Kecamatan Cerenti, Kuansing," kata Hansen.

Dia mengimbau, masyarakat agar tidak menghalau gajah yang masuk ke perkebunan dengan cara kekerasan.

"Kita harap masyarakat tidak anarkis terhadap gajah, karena gajah merupakan satwa dilindungi," ucap Hansen.

Baca juga: Belalai Gajah Putus dan Kaki Harimau Diamputasi, Indonesia Darurat Jerat



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Regional
Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Regional
Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Regional
Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Regional
Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Regional
Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Regional
Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Regional
Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Regional
Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Regional
Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Regional
Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Regional
Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Olahraga Pagi di Pantai Kuta Mandalika

Wapres Ma'ruf Amin Olahraga Pagi di Pantai Kuta Mandalika

Regional
Kronologi Siswa MTs Ditampar dan Dipukul Guru Olahraga karena Belum Cukur Rambut

Kronologi Siswa MTs Ditampar dan Dipukul Guru Olahraga karena Belum Cukur Rambut

Regional
Rumahnya Digusur, Janda Miskin 11 Anak Kini Tinggal di Tenda Darurat

Rumahnya Digusur, Janda Miskin 11 Anak Kini Tinggal di Tenda Darurat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X