Situasi Kerusuhan Demo Jayapura Berangsur Kondusif, Massa Perusuh Dipukul Mundur

Kompas.com - 29/08/2019, 18:06 WIB
Asap mengepul dari salah satu bangunan yang dibakar massa dalam aksi protes yang berujung anarkis di Jayapura, Kamis (29/8/2019). KOMPAS.com/DHIAS SUWANDIAsap mengepul dari salah satu bangunan yang dibakar massa dalam aksi protes yang berujung anarkis di Jayapura, Kamis (29/8/2019).

KOMPAS.com - Situasi Kota Jayapura, Papua, pada Kamis pukul 18.30 WIT berangsur kondusif, pascakerusuhan demo Jayapura, Kamis (29/8/2019).

Sekitar pukul 18.00 WIT, massa mulai membubarkan diri setelah dipukul mundur oleh aparat gabungan TNI dan Polri dengan menggunakan gas air mata.

Namun, sebelumnya, massa pengunjuk rasa sempat melakukan kerusuhan dengan membakar beberapa gedung dan pertokoan sepanjang Abepura, Entrop dan Jayapura lalu bangunan Kantor Telkomsel dan Pos Jayapura.

Bangunan Kantor Bank Indonesia Perwakilan Papua, RS Provita Jayapura, Mall Jayapura, dan pertokoan yang berada di sekitarnya juga dilempari dan dirusak massa pengunjuk rasa.

Bahkan PT PLN Unit Wilayah Papua dan Papua Barat juga sempat memadamkan listrik di Kota Jayapura karena ada beberapa kabel yang terbakar bersamaan dengan bangunan kantor yang dibakar massa pengunjuk rasa.

Baca juga: Ini Kronologi Demo di Jayapura yang Berubah Jadi Kerusuhan

Dari pantauan di lapangan, massa sebagian masih menduduki Kantor Gubernur Dok II Jayapura dan sisanya berkeliaran di jalan.

Halaman:


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Regional
2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

Regional
Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Regional
Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Regional
Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Regional
Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X