Kompas.com - 28/08/2019, 23:37 WIB
Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, memberikan sosialisasi perang terhadap sampah plastik, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARWalikota Banjarmasin, Ibnu Sina, memberikan sosialisasi perang terhadap sampah plastik, Rabu (28/8/2019).

BANJARMASIN, KOMPAS. com - Pemerintah pusat berencana menjadikan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi kota metropolitan.

Banjarmasin satu dari 10 daerah yang akan dijadikan kota metropolitan. 

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, wilayahnya bisa menjadi kota penyangga, karena pemerintah pusat tidak hanya akan membangun kawasan ibu kota tapi juga memberi dampak pembangunan kepada kota-kota sekitarnya, termasuk Banjarmasin.

"Banjarmasin ini wilayah strategis, ini yang barangkali menjadi pertimbangan pemerintah pusat. Nantinya kan ada interkoneksi antar kota-kota di Kalimantan," ujar Ibnu Sina saat ditemui, (27/8/2019).

Baca juga: Masuk 10 Kota Metropolitan di Indonesia, Makassar Akan Dilengkapi Monorel

Saat pemindahan ibu kota tidak lagi menjadi wacana, Banjarmasin dan sekitarnya yang awalnya hanya sebagai kawasan strategis regional menurutnya telah berkembang menjadi kawasan strategis nasional.

Sehingga, terpilihnya Kaltim sebagai ibu kota baru, dinilai wajar jika Banjarmasin kemudian ditunjuk sebagai salah satu wilayah yang akan dijadikan kota metropolitan.

"Dulu kan kita hanya kawasan strategis regional, sekarang berkembang menjadi kawasan strategis nasional, sehingga sangat layak menjadi kota metropolitan," ucapnya.

Untuk menuju rencana tersebut, Ibnu Sina mengatakan ada lima aspek yang harus segera diperbaiki oleh pemerintah, baik itu kota, provinsi dan pusat.

Salah satunya adalah masalah transportasi, Ibnu Sina menilai, selain pembangunan gedung baru untuk ibu kota, harus ada infrastruktur transportasi massal yang menghubungkan kota-kota besar di sekitar ibu kota.

"Kalau yang Trans-Kalimantan kan sudah selesai, kemudian untuk kereta api yang skala Kalimantan sudah juga diinisiasi oleh dua konsorsium. Jadi ini perlu perhatian dari pemerintah pusat," tambah Ibnu Sina.

Baca juga: Ide Jokowi soal Metropolitan Baru di Luar Jawa, Dorong Sektor Properti

 

Diketahui, Bappenas mendorong 10 kota di Indonesia menjadi kota metropolitan sebagai perwujudan pemerataan pembangunan.

Ke-10 kota metropolitan meliputi DKI Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sementara enam kota di luar Jawa, yaitu Medan, Palembang, Banjarmasin, Denpasar, Manado, dan Makassar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.