Tak Terima Dihujat, Waria Ini Bunuh Pemilik Salon

Kompas.com - 28/08/2019, 17:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polres Lubuklinggau menangkap Apriyanto alias Wahab alias Siska Sarangheo (39), lantaran membunuh Effendi alias Lien pung Loi alias Ipung (60).

Tersangka ditangkap petugas saat sedang bersembunyi di kawasan wilayah Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Selasa (27/8/2019).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan, petugas sebelumnya melakukan penyelidikan setelah menemukan korban Ipung tewas bersimbah darah di dalam salon korban yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sabtu (24/8/2019).

Baca juga: Kisah Pemimpin Pesantren Bela Hak Waria hingga Raih Penghargaan Pejuang HAM

Dalam penyelidikan tersebut, Siska diduga adalah pelaku utama yang telah menghabisi nyawa korban sehingga dia pun langsung ditangkap petugas.

"Sempat buron selama empat hari, lalu keberadaan tersangka diketahui dan langsung ditangkap. Dia mengakui perbuatannya," kata Dwi, Rabu (28/8/2019).

Dwi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka Siska menghabisi nyawa Ipung karena sakit hati setelah menerima hujatan dari korban.

Tak terima setelah dihujat dengan kata-kata kasar, Siska lalu mengajak dua rekannya yang masih buron untuk mendatangi kediaman korban.

Korban yang sedang berada di dalam salon langsung diserang dengan menggunakan senjata tajam oleh tiga pelaku.

Baca juga: Cerita di Balik Ponpes Waria, Mengenal Tuhan Melawan Stigma hingga Dapat Penghargaan HAM

Akibat serangan secara mendadak itu, Ipung tewas karena mengalami luka di bagian kepala dan luka tusukan di sekujur tubuhnya.

"Dua pelaku lagi masih dikejar. Motif pembunuhan ini, pelaku sakit hati dengan korban," ujar Kapolres.

Dwi mengimbau, dua pelaku pembunuhan yang kini masih buron agar menyerahkan diri dikarenakan identitas mereka telah didapatkan.

"Kami imbau menyerahkan diri, kalau tidak kami akan berikan tindakan tegas," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Regional
Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Regional
Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X