Kompas.com - 28/08/2019, 15:23 WIB
Polisi memperlihatkan 25 kg sabu asal Malaysia yang diselundupkan dalam 59 ton bawang merah di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Senin (26/8/2019). Polisi memperkirakan penyelundupan ini berkaitan dengan jaringan internasional asal China. KOMPAS.com/MASRIADIPolisi memperlihatkan 25 kg sabu asal Malaysia yang diselundupkan dalam 59 ton bawang merah di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Senin (26/8/2019). Polisi memperkirakan penyelundupan ini berkaitan dengan jaringan internasional asal China.

ACEH UTARA, KOMPAS.com — Tim gabungan dari Bea Cukai, TNI AL, dan Polres Lhokseumawe menangkap empat pelaku penyelundupan 25 kilogram sabu asal Malaysia yang diselundupkan bersama bawang merah dalam dua kapal motor di perairan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (21/8/2019).

Kepala Bea dan Cukai, Kota Lhokseumawe, Safuadi, Rabu (28/8/2019), menyebutkan, informasi awal yang diperoleh berasal dari Kantor Bea dan Cukai, Jakarta, diteruskan ke Bea dan Cukai Belawan, Medan, serta koordinasi dengan Bea dan Cukai, Kota Lhokseumawe.

“Informasi awalnya itu ada bawang merah dalam dua kapal motor, yakni KM Chantika dan KM Arif, di perairan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Diduga bawang itu tidak memiliki dokumen yang lengkap,” kata Safuadi.

Setelah itu, Bea dan Cukai berkoordinasi dengan Polair Polres Lhokseumawe dan TNI AL Lhokseumawe. Dengan menggunakan kapal patroli milik Bea dan Cukai, petugas langsung menuju perairan Tanah Jambo Aye.

Baca juga: Penyelundupan 25 Kg Sabu dalam 59 Ton Bawang Merah Digagalkan di Aceh

“Ternyata benar, ada dua kapal motor. Lalu ditangkap dan diminta dokumen bawang itu. Tidak ada dokumen apa pun sehingga kedua kapal itu dibawa ke Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara, dan muatannya dibongkar. Empat orang ditahan,” kata Safuwadi.

Setelah seluruh bawang dibongkar, ternyata ada 59 ton bawang dan 25 kilogram sabu di dalamnya. Penyelidikan kasus narkoba dan empat tersangka ditangani Polres Lhokseumawe dan penyelidikan kepabeanan ditangani Bea dan Cukai Lhokseumawe.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Empat orang ditetapkan tersangka, yaitu yaitu SA (44) asal Kota Langsa, NK (50), N (28), dan AL (38) asal Kabupaten Aceh Utara. “Mereka ditahan di Mapolres Lhokseumawe. Koordinasi lintas instansi ini membuat kami berhasil mengungkap jaringan internasional penyelundupan sabu di Aceh Utara,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, empat tersangka dan 25 kilogram sabu ditangkap di perairan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Keempat tersangka itu dipastikan jaringan internasional melihat modus kemasan sabu dalam bungkusan teh. Kemasan sabu dalam teh itu lazim digunakan jaringan internasional asal Malaysia yang beroperasi di Indonesia.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran Sabu asal Malaysia Seberat 26 Kilogram



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.