Dua Jasad ABK Korban Pembantaian di Atas KM Mina Sejati Dimakamkan di Dobo

Kompas.com - 27/08/2019, 18:06 WIB
Jasad dua ABK KM Mina Sejati dishalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kilo 9 Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (27/8/2019). Foto dok Kapolres Kepulauan Aru KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYJasad dua ABK KM Mina Sejati dishalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kilo 9 Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (27/8/2019). Foto dok Kapolres Kepulauan Aru

AMBON, KOMPAS.com - Dua jasad anak buah kapal (ABK) korban pembantaian di atas KM Mina Sejati dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dobo, ibu kota Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (27/8/2019).

Kedua korban yang dimakamkan itu teridentifikasi bernama Musa Fiki Kalam (26) dan Darmoko (26).

"Dua jenazah ABK KM Mina Sejati yang ditemukan kemarin sudah dimakamkan hari ini di TPU Kilo 9 Kecamatan Pulau-pulau Aru," kata Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormasa kepada Kompas.com via telepon seluler, Senin.

Baca juga: Ada Jejak Bangkai KM Mina Sejati, Tim SAR Kembali Buka Operasi Pencarian Korban

Dia menjelaskan, sebelum dimakamkan, kedua jenazah terlebih dahulu dimandikan dan selanjutnya dishalatkan di Masjid Al Irsyad yang berada tak jauh dari bandar udara Dobo.

"Setelah jemaah masjid menggelar shalat jenazah barulah kedua jasad korban itu dimakamkan," ujarnya.

Korban Musa Fiki Kalam diketahui merupakan warga di jalan Warakas 1 Gang 26, Kecamatan Papanggo, Jakarta Utara.

Sedangkan Darmoko merupakan warga Desa Losari Kecamatan, Ampel Gading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

"Itu identitas dan alamat kedua korban berdasarkan KTP," ujar Adolof.

Sebelumnya diberitakan kedua jasad korban ditemukan mengapung di laut Aru tak jauh dari lokasi tenggelamnya KM Mina Sejati oleh aparat Polres Kepulauan Aru, personel Dit Airud Polda Maluku dan TNI AL dari Lanal Aru pada Senin sore (26/8/2019).

Setelah ditemukan, jasad kedua korban kemudian dievakuasi ke Dobo dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Cenderawasih Dobo untuk divisum.

Dengan ditemukannya dua jasad KM Mina Sejati ini, maka sisa ABK yang belum ditemukan berjumlah 21 orang, termasuk di dalamnya 3 orang ABK yang diduga kuat sebagai pelaku pembantaian.

Baca juga: Jasad 2 ABK KM Mina Sejati yang Ditemukan di Laut Langsung Divisum

Aksi pembantaian di atas KM Mina Sejati sendiri terjadi pada 17 Agustus 2019 pekan lalu saat kapal itu sedang berada di laut Aru.

Dari hasil penyelidikan polisi, insiden itu terjadi karena perkelahian antara sesama ABK saat sedang memancing cumi di atas kapal tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

Regional
Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Regional
Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Regional
Nekat Berkerumun di Kawasan Area Publik di Solo, Siap-siap Swab di Tempat

Nekat Berkerumun di Kawasan Area Publik di Solo, Siap-siap Swab di Tempat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X