Dituding Pakai Ijazah Palsu, Caleg Terpilih dari Gerindra Dipolisikan

Kompas.com - 27/08/2019, 17:04 WIB
Pihak LSM Permasa menemui komisioner KPU Kabupaten Probolinggo terkait dugaan ijazah palsu. KOMPAS.com/A. FaisolPihak LSM Permasa menemui komisioner KPU Kabupaten Probolinggo terkait dugaan ijazah palsu.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Lembaga Swadaya Masyarakat Permasa Kabupaten Probolinggo melaporkan calon legislator terpilih DPRD Kabupaten Probolinggo dari Gerindra, Abdul Kadir ke polisi atas kasus dugaan ijazah palsu.

Ketua LSM Permasa Saudi Hasyim mengatakan, ijazah Paket C dengan nama nama Abdul Kadir dengan nomor peserta C-12-05-29-036-018-7 dan bernomor Register 05PC0095265 yang diterbitkan Dinas Pendidikan tertanggal 4 Agustus 2012 dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan saat itu Hasyim Asyari, diduga palsu.

Menurut Saudi, pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada Bawaslu dan Polres Probolinggo untuk diproses pidana. Dirinya baru menerima laporan dari masyarakat pada bulan Agustus 2019 ini.

Baca juga: Digugat Rekan Satu Partai ke MK, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Caleg Gerindra

Saudi menambahkan, pihaknya sudah mengantongi bukti-bukti bahwa ijazah yang digunakan oleh Abdul Kadir itu palsu, seperti surat pernyataan dari lembaga kelompok belajar Paket C Amanah, yang sudah membuat pernyataan bahwa lembaga itu tidak pernah mengeluarkan ijazah Paket C atas nama Abdul Kadir.

Selanjutnya Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo juga menyatakan bahwa ijazah atas nama Abdul Kadir tidak terdaftar di Dinas Pendidikan.

Ia berharap penangguhan pelantikan Abdul Kadir yang sudah ditetapkan oleh KPU setempat sebagai salah satu pemenang Pemilu Legislatif serentak 2019.

"Kami minta Kadir tidak dilantik pada pelantikan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo pada 30 September nanti," katanya, Selasa (27/8/2019).

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan telah menerima laporan dari LSM Permasa atas kasus dugaan ijazah palsu.

"Kami sedang mendalami dan memeriksa saksi-saksi," ujarnya via pesan singkat.

Abdul kadir melawan

Sementara itu, Husnan Taufik, pengacara Abdul Kadir, meminta seluruh pihak tetap menjunjung azas praduga tak bersalah. 

"Kalau memang ada temuan ijazah palsu, silakan laporkan ke pihak terkait. Itu ijazah kejar paket C-nya asli. Alasannya, dari hologram ijazah sudah masuk. Saya akan mendatangkan saksi ahli jika kelak bergulir di pengadilan," katanya.

Husnan yakin Kadir 100 persen akan dilantik. Sebab, KPU sudah menetapkan caleg terpilih dan melimpahkan ke kantor DPRD.

"SK Gubernur juga sudah turun, kalau tidak dilantik dasarnya apa? Ingat, Kadir dipilih oleh masyarakat. Jangan menentang takdir Allah. Dia terpilih melalui pemilu, dan ditetapkan jadi anggota dewan dari Gerindra," tandasnya.

Baca juga: Caleg Gerindra Dapil I Jatim Gugat Rekan Satu Partai ke MK

Menurutnya, kalau memenuhi unsur, pihaknya akan melaporkan pelapor dengan pasal pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.

Tetap dilantik

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengatakan, sesuai dengan PKPU Nomor 5 tahun 2019, hal-hal yang bisa menunda pelantikan calon terpilih antara lain calon terpilih menguundurkan diri, tersangkut pidana korupsi, dan ada putusan inkrah dari pengadilan terkait kasus pidana umum. 

Namun pada kasus Kadir ini, kata Lukman, belum ada hal yang bisa menunda pelantikan. Sebab, kasus ini belum sampai pada keputusan inkrah dari pengadilan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X