Aksi Pencuriannya Viral di Media Sosial, Sofyan Ditangkap dan Ditembak Polisi

Kompas.com - 27/08/2019, 16:36 WIB
Ilustrasi: Barang bukti motor sitaan kasus pencurian kendaraan bermotor. KOMPAS.com/Hendra CiptoIlustrasi: Barang bukti motor sitaan kasus pencurian kendaraan bermotor.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sofyan alias Pian (30) diamankan polisi usai ketahuan menjadi pelaku pencurian motor di depan kantor pengiriman jasa dan barang di Jalan Tentara Pelajar, Kota Makassar, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 17.28 Wita. 

Aksi Sofyan terbilang nekat. Pasalnya, saat mencuri ia terekam kamera CCTV yang terpasang di kantor tersebut.

Aksinya itu pun viral di media sosial Instagram setelah diunggah oleh akun @makassar_info pada Minggu malam. 

Dari rekaman CCTV, Sofyan yang memakai baju merah membonceng seorang rekannya saat tiba di depan kantor tersebut.

Baca juga: Driver Ojol yang Lecehkan Penumpang Ternyata Residivis Pencurian Celana Dalam

 

Saat Sofyan beraksi, rekannya menunggu di motor. Keduanya pun tidak menggunakan helm. 

Kanit Reserse Mobil (Resmob) Polres Pelabuhan Makassar Iptu Mukhlis mengatakan, Sofyan ditangkap kurang lebih 24 jam setelah ia mencuri.

Sofyan diamankan di rumahnya di kawasan Jalan Indah, Kecamatan Tallo, Senin (26/8/2019) malam. 

"Kita mendatangi lokasi kejadian dan mengambil hasil rekaman CCTV sehingga petugas mengetahui ciri-ciri pelaku. Kemudian kita lakukan pengejaran dan pelaku berhasil kita tangkap saat berada di rumahnya di Jalan Indah 6, Kecamatan Tallo, Kota Makassar," ujar Mukhlis di Mapolrestabes Pelabuhan Makassar, Selasa (27/8/2019).

Kepada petugas kepolisian, sebut Mukhlis, Sofyan mengakui perbuatannya. Sofyan mengaku sudah merencanakan pencurian itu. Ia bertindak sebagai joki, sedangkan rekannya berinisial A sebagai pemantau situasi. 

Sofyan juga mengaku bahwa ia merupakan residivis kasus narkoba yang baru bebas sekitar 1,5 bulan lalu. 

"Pelaku ini juga merupakan residivis dalam kasus narkotika yang baru 1,5 bulan lalu keluar dari rutan setelah menjalani masa hukuman 4 tahun penjara," Mukhlis menambahkan. 

Saat pengembangan dan pencarian rekannya yang berinisial A, kata Mukhlis, Sofyan sempat hendak melarikan diri hingga polisi melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

Baca juga: Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pelakunya Perempuan Muda yang Sudah 5 Kali Dipenjara

Peringatan tersebut tak dihiraukan Sofyan hingga akhirnya polisi menembak kedua kaki tersangka yang membuatnya jatuh tersungkur. Sofyan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. 

"Dia mencoba kabur dengan mengelabui petugas lalu diberikan tembakan peringatan tetapi hal itu tidak dihiraukan oleh pelaku. Makanya kita lumpuhkan agar tidak melarikan diri," pungkas Mukhlis.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X