Kompas.com - 27/08/2019, 14:14 WIB
Warga berada di tempat pengungsian lantaran guguran lava Gunung Karangetang di Manado terus berlanjut. dok. Mayor Chb Alex Juanda, Perwira Penghubung Kabupaten SitaroWarga berada di tempat pengungsian lantaran guguran lava Gunung Karangetang di Manado terus berlanjut.

MANADO, KOMPAS.com — Rangkaian guguran lava dari Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, terus berlanjut, Selasa (27/8/2019).

Saat ini masih ada 17 kepala keluarga (KK) yang diungsikan ke Gereja Galilea, Desa Kinali, Kecamatan Siau Barat Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro menyebutkan tak boleh ada aktivitas di radius 3 kilometer dari puncak kawah Gunung Karangetang.

"Pengungsi masih di gereja. Minggu (25/8/2019) malam ada 30 KK kurang lebih 90 jiwa. Sekarang tinggal 17 KK," kata Kepala Pelaksana BPBD Sitaro Bob Wuaten saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa siang.

Baca juga: Fakta Erupsi Gunung Karangetang, Guguran Lava hingga 50 Warga Dievakuasi

Menurut Bob, saat ini status masih level III atau Siaga. Apakah status Gunung Karangetang akan dinaikkan, itu kewenangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pada Kamis (29/8/2019), PVMBG akan datang ke lokasi dan melakukan evaluasi.

Dari situ akan diketahui apakah para pengungsi masih tetap di tempat pengungsian atau bagaimana, sekaligus status Gunung Karangetang.

"Yang pasti, sementara ini mereka (pengungsi) tetap di pengungsian dulu," ujar Bob.

Soal kebutuhan para warga yang mengungsi, kata dia, tetap diperhatikan pemerintah daerah (Pemda) Sitaro.

"Bantuan dari pemda terus disalurkan, misalnya logistik makanan dan keperluan warga di pengungsian. Bantuan itu dari Dinas Sosial dan utamanya dari BPBD Sitaro," katanya.

Baca juga: Gunung Karangetang Masih Siaga, Ini Imbauan BNPB

Pos Pengamatan Gunung Karangetang mencatat, berdasarkan periode pengamatan Selasa ini, pukul 00.06-12.00 Wita, guguran lava mengarah ke Sungai Pangi, Nanitu, dan Sense. Luncuran guguran sejauh lebih kurang 1.000 sampai 1.500 meter.

Selain itu, Gunung Karangetang intens mengeluarkan asap. Kawah utama mengeluarkan asap berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75 sampai 100 meter di atas puncak kawah.

Sedangkan kawah dua mengeluarkan asap setinggi lebih kurang 25 meter yang berwarna putih tipis.

TNI-Polri terus membantu Pemda Sitaro dalam melakukan pemantauan, baik di lokasi pengungsian maupun daerah-daerah yang rawan terdampak guguran lava.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X