Unik, Buku Jejak Sejarah Indonesia Sepanjang 11,73 Meter Karya Alumni ITB Angkatan 1973

Kompas.com - 27/08/2019, 12:00 WIB
Buku jejak sejarah Indonesia sepanjang 11,73 meter dipamerkan di rumah budaya Kratonan Kecamatan Setengah, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBuku jejak sejarah Indonesia sepanjang 11,73 meter dipamerkan di rumah budaya Kratonan Kecamatan Setengah, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Buku sejarah dari sejak penciptaan alam semesta hingga zaman teknologi dan globalisasi sepanjang 11,73 meter dipamerkan di rumah budaya Kratonan Kecamatan Setengah, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019).

Buku sejarah dengan judul "Jejak Sejarah Indonesia" merupakan karya alumni Forum Komunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Angkatan Tahun 1973 yang tergabung dalam Fortuga.

Project Manager Penulisan Buku Sejarah dari Fortuga Sapta Putrayadi menjelaskan proses pembuatan buku sejarah berlangsung selama satu tahun.

Penulisan buku dilakukan agar masyarakat dapat dengan mudah belajar dan mengetahui tentang sejarah.


Baca juga: 7 Cerita Unik Pelantikan Anggota DPRD, SK Gubernur Jateng Telat hingga Azan untuk Usir Bisikan Setan

"Belajar sejarah itu susah karena tercecer di sana sini yang tidak ada di suatu tempat sehingga kita tidak bisa melihat peruntunannya seperti apa. Jadi, dengan buku ini kita harapkan sejarah bangsa itu tidak tercecer," katanya di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Ada 11 orang yang ikut terlibat dalam penyusunan buku sejarah itu. Buku sejarah ini terdapat 73 halaman bolak balik dengan lebar 29 cm. Buku ini telah dicetak sebanyak 1.000 eksemplar.

Pihaknya sengaja memperbanyak buku sejarah dengan harga satuan Rp 750.000 itu dengan tujuan dapat dimanfaatkan sebagai buku belajar di sekolah maupun institusi pemerintah.

"Buku ini kita cetak di Jakarta tiga lembar kemudian disambung secara laminasi. Sehingga buku ini memiliki panjang 11,73 meter. Bukunya cukup berat," ungkapnya.

Baca juga: Unik, Mi Instan Inovasi Mahasiswa IPB: Atasi Masalah PMS dan ASI

Ajak generasi muda cintai sejarah

Ketua Yayasan Warna Warni Indonesia Krisnina Maharani Akbar Tandjung mengatakan peluncuran buku jejak sejarah Indonesia sejalan dengan visi Yayasan Warna Warni untuk mengajak generasi muda mencintai sejarah.

Istri dari politisi senior Golkar itu mengaku terpesona dengan peluncuran buku sejarah yang memiliki panjang 11,73 meter itu.

Pasalnya, buku itu menuliskan sejarah dari penciptaan alam hingga perkembangan teknologi seperti sekarang.

"Sejarah itu penting. Sejarah itu seksi. Karena sejarah itu data sebuah peristiwa," ungkapnya.

Baca juga: Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X