7 Fakta Perampok Toko Emas Bawa Bom, Ditangani Densus 88 hingga Serang Mantan Bupati

Kompas.com - 27/08/2019, 06:03 WIB
Tim Gegana membawa 2 barang bukti  yang diduga bom yang digunakan pelaku perampokan Toko Emas Morodadi Barat Magetan. Barang yang diduga rakitan bom tersebut saat ini diamankan oleh Tim Gegana Polda Jawa Timur. KOMPAS.com/SUKOCOTim Gegana membawa 2 barang bukti yang diduga bom yang digunakan pelaku perampokan Toko Emas Morodadi Barat Magetan. Barang yang diduga rakitan bom tersebut saat ini diamankan oleh Tim Gegana Polda Jawa Timur.

Tindakan tersebut, menurut pelaku, lantaran dirinya tak suka dengan cara Muhtarom membagi-bagi bantuan saat bertatap muka dengan masyarakat.

"Sebelum merampok toko emas, dahulu yang bersangkutan memang pernah menusuk mantan Bupati Madiun, Muhtarom. Dia pernah menusuk Pak Bupati dengan obeng saat acara sarasehan Bakti Sosial Terpadu di Desa Kincang, Kecamatan Jiwan," kata Suharyono, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Madiun Kota, saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (25/8/2019).

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Perampok Toko Emas yang Bawa Bom

6. Tim Gegana dikerahkan di lokasi perampokan

Tidak mau ambil risiko, tim Gegana dikerahkan ke toko emas Morodadi Dewi Sri. Pasalnya, pelaku YT, sempat melakukan ancaman dengan membawa bom rakitan saat beraksi.

Mobil khusus Gegana nampak diparkir di Polsek Barat, sementara sejumlah anggota tim gegana terlihat sibuk melakukan kegiatan pemeriksaan.

Tim Gegana pun berhasil mengamankan dua bungkus plastik yang diduga bom rakitan. Namun, polisi masih akan menyelidiki dua 

“Gegana melakukan identifikasi terkait penemuan dua barang yang diduga rakitan bom,” ujar Kasatreskirm Polres Magetan AKP Sukatni Senin (26/08/2019).

Sukatni menambahkan, tim Gegana masih akan melakukan penelitian dua barang yang diduga bom tersebut.

Baca juga: Tim Gegana Periksa Lokasi Perampokan dengan Bom di Magetan

7. Diduga terlibat jaringan terorisme, Densus dikerahkan

Ilustrasi Densus 88PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA Ilustrasi Densus 88

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai mengatakan, kasus perampokan toko emas telah ditangani Densus 88 Antiteror. Namun, Riffai tidak mengetahui apakah perampok bernama YT itu terlibat jaringan terorisme.

"Untuk jaringan (teroris) kurang tahu, soalnya sudah ditangani oleh Densus,” ujar Riffai melalui pesan WhatsApp, Senin (26/8/2019).

Seperti diketahui, Senin siang Tim Gegana Polda Jatim mengamankan dua barang yang diduga bom rakitan yang digunakan YT. 

Baca juga: Perampok Toko Emas yang Bawa Bom di Magetan Ditangani Densus 88

Sumber: KOMPAS.com (Sukoco, Muhlis Al Alawi)

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Regional
Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Regional
Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Regional
Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Regional
13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Regional
BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

Regional
Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Regional
Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Regional
Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Regional
Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Regional
Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Regional
Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X