Kena Razia Satpol PP, Aceng Fikri Menduga Dirinya Dijadikan Target

Kompas.com - 26/08/2019, 18:34 WIB
Mantan Bupati Garut Aceng Fikri saat ditemui wartawan di rumahny di Garut, Minggu (26/08/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGMantan Bupati Garut Aceng Fikri saat ditemui wartawan di rumahny di Garut, Minggu (26/08/2019)

GARUT, KOMPAS.com - Mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri yang sempat terjaring razia Satpol PP Kota Bandung di salah satu hotel saat menginap bersama istri sahnya pada Kamis (22/08/2019), menduga dirinya telah dijadikan target oleh pihak-pihak tertentu.

Dugaan ini, menurut Aceng, karena foto dan video diri dan istrinya langsung menyebar luas di media sosial seolah sudah disiapkan sejak awal.

Bahkan, kata Aceng, dari pihak Satpol PP pun sama sekali tidak ada permintaan maaf setelah ia bisa membuktikan dirinya bersama istri sah di dalam kamar hotel.

"Yang saya sesalkan itu, sama sekali tidak ada permintaan maaf, makanya saya menyangka berarti ini mah sudah ada target, saya sudah masuk target," jelas Aceng kepada wartawan, Minggu (25/08/2019) malam.

Baca juga: Kasus Aceng Fikri Terjaring Satpol PP, Merasa Dirugikan hingga Ancam Buat Laporan

Aceng mengaku, ia sengaja memberi penjelasan kepada wartawan saat itu hingga bisa lebih berimbang dalam pemberitaan. Apalagi, ia merasa sama sekali tidak bersalah saat itu.

"Justru saya merasa terimbangi setelah saya inisiatif memberi penjelasan ke wartawan, karena saya merasa tidak ada yang salah," katanya.

Aceng melihat, di dekat lokasi tempat hotelnya menginap, ada beberapa hotel lain yang bisa dibilang sekelas, bahkan lebih kecil. Namun, mengapa hanya hotel tempatnya menginap di Jalan Lengkong saja yang dijadikan target operasi.

"Saya mendukung apa yang dilakukan Satpol PP dalam upaya penegakan Perda K3, tapi jangan salah sasaran," katanya.

Baca juga: Aceng Fikri Ancam Laporkan Satpol PP Kota Bandung

Selain akan melakukan upaya hukum terhadap Satpol PP Kota Bandung, menurut Aceng Sekretariat Jenderal DPD RI pun akan berkirim surat ke Satpol PP Kota Bandung memohon pemulihan nama baik dirinya sebagai anggota DPD RI. Karena, Aceng tidak terbukti bersalah.

"Saya juga berharap beritanya juga jangan terlalu menjelek-jelekkan Garut atau saya, otomatis nama Garut terbawa, khawatir minder jadi orang Garut gara-gara saya," kata Aceng.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11.000 Sajian Bandeng Presto di Surabaya Memecahkan Rekor Muri

11.000 Sajian Bandeng Presto di Surabaya Memecahkan Rekor Muri

Regional
Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Regional
Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Regional
Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X