Kompas.com - 26/08/2019, 17:00 WIB
warga setempat bersama unsur TNI-Polri dan BPBD melakukan penanganan dan bantuan unit tenda di wilayah yang terdampak gempa di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/8/2019) KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANwarga setempat bersama unsur TNI-Polri dan BPBD melakukan penanganan dan bantuan unit tenda di wilayah yang terdampak gempa di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/8/2019)

2. Pengungsi dapat bantuan

Setelah dievakuasi ditempat yang aman, warga pengungsi mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sitaro melalui BPBD.

"Bantuan yang diberikan berupa matras 36 lembar, beras 100 kilogram, dan triplex 20 lembar," ujarnya.

Baca juga: Warga Bogor Merasakan Gempa, BPBD Dirikan Tenda Darurat

3. Lelehan mengarah ke sungai Kinali

Dua kawah Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, mengeluarkan lavaDok. Grup WhatssApp Info Gunung Karangetang Dua kawah Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, mengeluarkan lava

Pos Pengamatan Gunung Karangetang mencatat, dari ujung leleran masih sering terjadi ke arah Sungai Pangi, Nanitu, dan Sense, lebih kurang 1.000 sampai 1.500 meter.

Sedangkan ke Sungai Kinali, luncuran leleran lava sudah sejauh 2.000 meter atau 2 kilometer.

Akibat leleran lava itu, sering menimbulkan kepulan asap tebal kelabu kecokelatan.

Selain itu, tampak asap keluar dari dua kawah Gunung Karangetang. Kawah utama mengeluarkan asap berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 meter.
Sementara dari kawah dua mengeluarkan asap putih kelabu tebal dan tinggi lebih kurang 500 meter.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang sampai saat ini masih pada status level III atau siaga," kata Aditya Gurasali, Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang dalam keterangan tertulis, Senin (26/8/2019) siang.

Baca juga: Lelehan Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Sungai Kinali Sejauh 2 KM

4. Status siaga

Gunung Karangetang meluncurkan guguran lava diambil dari Ulu Siau, Selasa (16/7/2019) malamDok. Tonny Meluas Gunung Karangetang meluncurkan guguran lava diambil dari Ulu Siau, Selasa (16/7/2019) malam

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo menjelaskan bahwa hingga saat ini Gunung Karangetang masih berada di level III atau berstatus siaga.

"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya, yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan)," ujar Agus melalui keterangan tertulis, Senin (26/8/2019).

"Serta area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah barat laut-utara sejauh empat kilometer, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang," katanya.

Baca juga: Gunung Karangetang Masih Siaga, Ini Imbauan BNPB

Sumber: KOMPAS.com (Skivo Marcelino Mandey, Devina Halim)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X