Sebelum Dipilih Jadi Ibu Kota, Penajam Paser Utara Disebut Tertinggal dan Dianaktirikan

Kompas.com - 26/08/2019, 16:07 WIB
Tim terpadu bersama Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi meninjau lokasi pembangunan rel Kereta Api di wilayah Penajam Paser Utara, Rabu (26/6/2019). ANTARANEWS/NOVI ABDITim terpadu bersama Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi meninjau lokasi pembangunan rel Kereta Api di wilayah Penajam Paser Utara, Rabu (26/6/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud mengatakan,  PPU telah siap 100 persen untuk mendukung keputusan Presiden Jokowi memindahkan ibu kota ke sebagian wilayah PPU, Kalimantan Timur.

"Kami melihat antusiasme masyarakat sangat welcome ada perubahan di PPU. Seperti yang kita tahu PPU adalah daerah yang tertinggal, bukan seperti kota. Kami ini seperti kabupaten yang dianaktirikan. Saat disebut PPU pemindahannya, kami sangat bersyukur," ungkap Abdul, Senin (26/8/2019).

Abdul mengatakan, dengan pemindahan ini dibutuhkan penyatuan pemikiran antara eksekutif, legislatif dan yudikatif di PPU untuk mendukung rencana pemindahan ini.

Selain itu, pihaknya mulai mengamankan lahan di sekitar lokasi yang merupakan tanah negara.

"Ada punya masyarakat paling sedikit saja, dan itu Insya Allah aman. Ini bukan pemindahan ibu kota provinsi, ini pemindahan ibu kota negara. Jadi kami pastikan amankan semua," tegasnya.

Menurut dia semua masyarakat PPU menerima dengan baik keputusan ini dan mendukung rencana pemindahan. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

Regional
Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Regional
2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

Regional
Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Regional
5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

Regional
4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

Regional
Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Regional
Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Regional
Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Regional
Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X