Kompas.com - 26/08/2019, 14:20 WIB
Bayi kembar siam dempet kepala, Fadlan dan Fadli di pangkuan bibinya saat menjalani perawatan medis di IGD RSUD Sayang, Cianjur, Kamis (22/08/2019). Kedua bayi malang itu kini telah dirujuk ke RSHS Bandung guna tindakan medis lanjutan. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANBayi kembar siam dempet kepala, Fadlan dan Fadli di pangkuan bibinya saat menjalani perawatan medis di IGD RSUD Sayang, Cianjur, Kamis (22/08/2019). Kedua bayi malang itu kini telah dirujuk ke RSHS Bandung guna tindakan medis lanjutan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen untuk membantu proses perawatan medis bayi kembar asal Sukabumi Fadli dan Fadlan (9 bulan).

Pria yang akrab disapa Emil itu pun telah menginstruksikan jajarannya untuk membawa orang tua Fadli dan Fadlan untuk tinggal di Rengganis (rumah singgah harmonis) untuk memangkas biaya penginapan selama menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Saya sudah instruksikan selama proses (pemeriksaan) orang tuanya tinggal di Rengganis sebagai bagian dukungan dari Pemprov terhadap proses. Kalau ada kurang-kurang kalau tidak mampu pasti ada pertolongan keuangan," kata Emil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Nasib Kembar Siam Dempet Kepala Fadli-Fadlan, Kini Menderita Infeksi Saluran Udara

Emil menuturkan, selama proses pemeriksaan Fadli dan Fadlan akan dipantau secara intensif oleh tim Jabar Quick Respons (JQR).

Ia pun berharap kondisi Fadli dan Fadlan terus membaik dan dapat menjalani seluruh tindakan medis dengan lancar.

"Ada kan kewat JQR dulu minimal. Alhamdulillah JQR sudah turun langsung tolong diapresiasi mereka sudah merespons memfasilitasi. Setiap takdir manusia adalah unik termasuk kembar siam. Negara hadir melalui JQR untuk merespon kebutuhan pertolongan pertolongan kemanusian termasuk mengangani penangan dengan cepat," paparnya.

Baca juga: Sakit, Bayi Kembar Siam Fadli-Fadlan Dirujuk ke RSHS Bandung

Dalam pengawasan RSHS

Seperti diberitakan, bayi kembar siam Fadli dan Fadlan (9 bulan) kembali dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin pada Kamis (22/8/2019) kemarin. Bayi memiliki keluhan panas badan.

Direktur Medik & Keperawatan RSHS dr. Nucki Nursjamsi Hidajat mengatakan bahwa bayi kembar siam asal Sukabumi (sebelumnya Cianjur-red), Fadli & Fadlan (9 bulan) merupakan pasien yang berada dalam pengawasan RSHS.

Sempat dirawat, kedua bayi kemudian dipulangkan untuk homecare. Kamis kemarin, Fadli-Fadlan kembali dirujuk ke RSHS.

"Ada keluhan panas badan. Tujuan perawatan untuk mengetahui diagnosa dan diberikan terapi yang tepat, bukan untuk operasi pemisahan," kata Nucki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/8/2019).

Sementara, untuk kelainan dempet kepalanya, tim dokter akan melakukan kajian lebih detail lagi.

"Untuk kelainan dempet kepalanya akan dilakukan kajian lebih detail oleh Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSHS dengan pemeriksaan CT Scan atau MRI," tuturnya. 

Baca juga: Kisah Fadlan dan Fadli, Bayi Kembar Siam Dempet Kepala, Keluarga Berharap Dioperasi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X