Kisah Haru Penyandang Disabilitas, Kibarkan Sang Merah Putih di Dalam Laut

Kompas.com - 26/08/2019, 08:35 WIB
Suasana pengibaran bendera di bawah laut oleh penyandang disabilitas. Dok Movement DiveableSuasana pengibaran bendera di bawah laut oleh penyandang disabilitas.

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Sebanyak sebelas penyandang disabilitas berkumpul di kolam renang Holiday Resort, Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (24/8/2019) pukul 09.00 Wita.

Mereka berasal dari daerah penjuru Nusa Tenggara Barat, seperti dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Mereka datang menggunakan kursi roda dan dibantu keluarga. Ada yang menggunakan tongkat untuk menopang kakinya, ada pula yang menggunakan kaki palsu.

Kehadiran para penyandang disabilitas ini dalam rangka melakukan latihan persiapan pengibaran Bendera Merah Putih di dalam laut yang berlokasi di Pantai Kecinan, Desa Malaka, Lombok Utara.

Wajah mereka nampak tegang ketika melihat alat diving yang berada di depannya. Bagaimana tidak gerogi, mereka baru pertama mengenakan alat semacam itu.

Sejumlah alat seperti scuba tank dan alat snorkeling lainnya diperkenalkan oleh para instruktur.

Baca juga: Kisah Korban Gempa Lombok Berjuang Bangkitkan Ekonomi Kampung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sebelas peserta pengibaran bendera di dalam laut, sebagaian dari mereka ada yang tidak bisa berenag.

Namun, dengan tekad dan kemauan yang tinggi, mereka siap menjalankan aksinya di dalam laut.

Persiapan menyelam

Sekitar pukul 10.00 Wita setelah mendapatkan penjelasan tentang alat renang dan fungsinya, sebelas penyandag disabilitas ini kemudian bersiap-siap untuk melakukan percobaan atau latihan dengan alat diving di kolam.

Salah satu peserta yang menjadi sorotan yaitu Farhan Shodiq asal Desa Sekotong Tengah, Lombok Barat, yang memiliki keterbatasan pada kakinya.

Kaki kiri Shodiq diamputasi dan sekarang menggunakan kaki palsu. Pemuda berusia 20 tahun ini terlihat berisiap-siap memasang baju renangnya.

Ia melepaskan kaki palsunya yang terbuat dari fiber. Seorang teman sempat ingin membantu Shodiq memasangkan baju renangnya. 

“Sudah biar saya sendiri, bisa melakukannya sendiri kok,” kata Shodiq, saat itu.

Shodiq yang mengalami amputasi kaki tidak sendiri, ada Hamzah (30) mengalami hal yang sama. Namun, Hamzah kehilangan kaki sebelah kanannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X