Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Kompas.com - 25/08/2019, 22:26 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tampil bersama grup band Pendhoza di acara penutupan ajang Semarang Jelajah Musik x Semarang Introducing Market di Kawasan Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, Sabtu (24/8/2019) Dok Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi tampil bersama grup band Pendhoza di acara penutupan ajang Semarang Jelajah Musik x Semarang Introducing Market di Kawasan Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, Sabtu (24/8/2019)

 

KOMPAS.com – Upaya maksimal Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) mendapat apresiasi dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID).

Lembaga itu menetapkan Wali Kota Semarang Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi sebagai pembina UMKM berizin usaha terbanyak se-indonesia.

LEPRID mencatat, sejak 2015 Hendi telah berhasil membina 16.597 UMKM di Kota Semarang hingga memiliki izin usaha. Menurut mereka, hal tersebut merupakan pencapaian positif yang mendukung pelaku UMKM Kota Semarang naik kelas.

Terkait hal itu, Hendi menekankan komitmennya dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kota Semarang.

Baca juga: Warga Miskin Di Semarang Diupayakan Dapat Pemakaman Gratis

"Hari ini semangat pembangunan kita adalah bergerak bersama, baik dalam pembangunan fisik, penyelenggaraan kegiatan, dan seterusnya, masyarakat harus terlibat bersama pemerintah untuk saling mendukung," jelas Hendi.

Kepedulian Hendi terhadap para pelaku UMKM juga ditunjukan lewat cara lain. Salah satunya dengan memfasilitasi para pelaku UMKM untuk berpartisipasi pada peringatan HUT Republik Indonesia di Kota Semarang.

Sebanyak 120 UMKM, 40 food truk, dan 20 pelaku usaha kedapi kopi berpartisipasi pada acara yang digelar mulai 21 hingga 24 Agustus 2019.

Selain jajaran UMKM, acara bertajuk Semarang Jelajah Musik x Semarang Introducing Market itu dimeriahkan dengan beragam kegiatan menarik, seperti pertunjukan musik.

Baca juga: Ketika Daerah Lain Ekonominya Masih Sulit, Kota Semarang Malah Melejit

Sebut saja Roy Jeconiah, Ndarboy Genk, Denny Caknan, serta Didi Kempot sukses menjadi pembuka acara yang diselenggarakan di Kawasan Banjir Kanal Barat Kota Semarang. Sementara itu, band Senggol Tromol serta Pendhoza menjadi penutup kemeriahan, Sabtu (24/8/2019).

Hendi yang hadir pada kegiatan penutupan pun mengaku senang melihat antusiasme masyarakat dalam acara tersebut.

"Ya, alhamdulillah ribuan masyarakat antusias hadir dari mulai hari pertama sampai terakhir membuat perayaan peringatan HUT RI ke-74 benar-benar terasa meriah," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (25/8/2019).

Hendi menuturkan, melalui acara itu dia ingin membagikan dampak positif kepada seluruh warga Kota Semarang.

Baca juga: Fokus Garap Pariwisata, Pemkot Semarang Gali Kekayaan dan Kearifan Budaya Lokal

“Semangatnya adalah agar seluruh masyarakat merasakan dampak positif dari terselenggaranya kegiatan, yang pelaku usahanya diberi tempat berjualan, yang musisi diberi tempat berekspresi, yang ingin refreshing dapat hiburan, dan seterusnya,” terang Hendi

Menurutnya, kesuksesan acara itu pun dapat menjadi tolok ukur pelaksanaan berbagai kegiatan di Kota Semarang kedepannya.

“Bagaimana pada kegiatan yang skalanya lokal sekalipun juga harus mampu menarik minat masyarakat luar kota untuk terlibat, apalagi yang skalanya nasional, lebih - lebih internasional,” pungkasnya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
komentar di artikel lainnya