30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Kompas.com - 25/08/2019, 08:03 WIB
Sebanyak 30 pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur ilegal  ditangkap polisi di Kepulauan Riau, Sabtu (24/8/2019). KOMPAS.COM/HADI MAULANASebanyak 30 pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur ilegal ditangkap polisi di Kepulauan Riau, Sabtu (24/8/2019).

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Sebanyak 30 pekerja migran Indonesia ( PMI) yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur tidak resmi diamankan polisi di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (24/8/2019) kemarin.

Puluhan PMI ilegal itu diamankan dari sebuah rumah di bilangan Jalan Bukit Bestari KM 8, Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie membenarkan adanya penyelamatan 30 PMI ilegel tersebut. Namun dia enggan berkomentar karena pihaknya hanya membantu proses pengamanan saja.

Baca juga: 21 Pekerja Migran Ilegal Bayar Rp 2,5 Juta untuk ke Malaysia, Disembunyikan di Hutan

"Kronologi penangkapan bisa ditanyakan ke Polda Kepri, saya hanya bisa membenarkan saja bahwa memang ada penyelamatan puluhan PMI yang akan akan diselundupan ke Malsysia," kata Alie di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu.

Alie menjelaskan, dari 30 PMI yang diselamatkan, beberapa di antaranya memang memiliki pasport. Namun ada juga yang sama sekali tidak memiliki pasport.

Alie mengatakan para PMI itu umumnya berasal wilayah timur Indonesia, seperti NTT, dan NTB dan Surabaya.

"Selain 30 PMI yang diselamatkan, polisi juga berhasil mengamankan satu orang perempuan yang merupakan pemilik rumah yang dipergunakan untuk menampung PMI tersebut," kata dia.

Saat ini 30 PMI yang diselamatkan itu dibawa ke Polda Kepri.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Kepsek Perkosa Siswi SD, Gunakan 3 Foto Bugil untuk Mengancam

Fakta Baru Kepsek Perkosa Siswi SD, Gunakan 3 Foto Bugil untuk Mengancam

Regional
Polisi Jadi Imam Shalat di Penjara Viral, Diminta Tahanan hingga Terpaksa Direkam

Polisi Jadi Imam Shalat di Penjara Viral, Diminta Tahanan hingga Terpaksa Direkam

Regional
Polisi Temukan Batu di Tas BN, Pria Asal Sragen yang Tewas Mengapung di Teluk Penyu

Polisi Temukan Batu di Tas BN, Pria Asal Sragen yang Tewas Mengapung di Teluk Penyu

Regional
Cuaca Buruk, Hama Wereng Serang Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember

Cuaca Buruk, Hama Wereng Serang Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember

Regional
1,9 Juta Keluarga di Jawa Barat Tak Punya Rumah Layak

1,9 Juta Keluarga di Jawa Barat Tak Punya Rumah Layak

Regional
Insiden Pos TNI Diserang KKB, 3 Orang Tertembak, Diduga Pimpinan Egianus Kogoya

Insiden Pos TNI Diserang KKB, 3 Orang Tertembak, Diduga Pimpinan Egianus Kogoya

Regional
Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Regional
Penjelasan Sekolah soal 'Study Tour' yang Jadi Pemicu Pembunuhan Anak oleh Ayah

Penjelasan Sekolah soal "Study Tour" yang Jadi Pemicu Pembunuhan Anak oleh Ayah

Regional
Orangtua Balita Tanpa Kepala: Kami Dengar Jawaban yang Selama Ini Dicari-cari

Orangtua Balita Tanpa Kepala: Kami Dengar Jawaban yang Selama Ini Dicari-cari

Regional
Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu, Adik Minta Tolong Tetangga hingga Pelaku Dibina

Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu, Adik Minta Tolong Tetangga hingga Pelaku Dibina

Regional
Sejak Januari 2020, 300 Jemaah Minta Rekomendasi Umrah pada Kemenag Jember

Sejak Januari 2020, 300 Jemaah Minta Rekomendasi Umrah pada Kemenag Jember

Regional
Hidup Sebatang Kara, Murtinah Penderita Katarak Kini Bisa Melihat Dunia

Hidup Sebatang Kara, Murtinah Penderita Katarak Kini Bisa Melihat Dunia

BrandzView
Jemaah Umrah asal Pamekasan Terkejut Batal Diberangkatkan

Jemaah Umrah asal Pamekasan Terkejut Batal Diberangkatkan

Regional
7 Jam Pria Ini Mematung di Pinggir Jalan Meski Diguyur Hujan, Ternyata...

7 Jam Pria Ini Mematung di Pinggir Jalan Meski Diguyur Hujan, Ternyata...

Regional
Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X