Bupati Trenggalek Pilih Dua Nama sebagai Calon Wakil Bupati

Kompas.com - 24/08/2019, 16:38 WIB
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin ketika santay di salah satu ruangan pendopo kabupaten Trenggalek Jawa Timur. SLAMET WIDODOBupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin ketika santay di salah satu ruangan pendopo kabupaten Trenggalek Jawa Timur.

Proses pengusulan ke dua nama calon wakil bupati tersebut dinilai sudah sesuai aturan, dan tertuang dalam tata tertib yang disampaikan oleh panitia yakni DPRD Kabupaten Trenggalek.

Dia mengatakan, pemilihan calon wakil bupati dalam rentang dua bulan termasuk singkat. 

“Karena saya dilantik dalam rentang waktu 20 bulan (sisa masa jabatan). Saat ini tinggal 18 bulan. Artinya, kami membahas itu dua bulan, dan dua bulan untuk membasa politik bukan sesuatu yang lama,” ujar dia.

Diharapkan, proses tersebut selesai dalam satu hingga dua hari ke depan.

Dengan catatan, telah disepakati oleh seluruh partai pengusung dan selanjutnya mengirimkan usulan tersebut kepada DPRD Trenggalek.

Ditargetkan, sebelum proses pelantikan anggota legeslatif yang baru, proses pemilihan wakil bupati bisa terlaksana.

Baca juga: Jalankan Putusan MK, KPU Gelar Penghitungan Suara Ulang di Surabaya dan Trenggalek

 

Untuk pelantikan anggota legeslatif yang baru akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus mendatang.

Dari seluruh partai pengusung yang berjumlah lima partai, hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang tidak mengusulkan satu nama sebagai calon wakil bupati.

Alasannya, Nur Arifin sendiri merupakan kader PDI-P.

“Kenapa PDI-P tidak mengusulkan kadernya sebagai calon wakil bupati, karena sudah ada kadernya yang saat ini menjabat sebagai bupati Trenggalek, yaitu saya (Nur Arifin)," ujar dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Regional
Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Regional
Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Regional
Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Regional
Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Regional
Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Regional
'Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru'

"Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru"

Regional
Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Regional
Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

Regional
Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Regional
'Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan'

"Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X