Generator Meledak, Sebuah Rumah Indekos Ludes Dilalap Api

Kompas.com - 24/08/2019, 15:08 WIB
Sebuah rumah indekos di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hangus dilalap api, Sabtu (24/8/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. dok Polsek Pontianak SelatanSebuah rumah indekos di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hangus dilalap api, Sabtu (24/8/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

PONTIANAK, KOMPAS.com — Sebuah rumah indekos di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hangus dilalap api, Sabtu (24/8/2019) pukul 10.30 WIB.

Diduga, api berasal dari ledakan generator berkapasitas 7.600 kWh di indekos.

Kapolsek Pontianak Selatan Kompol Anton Satriadi mengatakan, kebakaran bermula saat pemilik rumah, Faris, memperbaiki mesin generator yang sudah rusak.


Baca juga: Kebakaran KM Santika Nusantara, 303 Penumpang Dievakuasi, 3 Meninggal Dunia

Setelah selesai diperbaiki, Faris mencoba menyalakannya. Namun, saat menyala, mesin generator itu mengeluarkan percikan api dan meledak.

"Api kemudian menyambar bangunan indekos," kata Anton, Sabtu siang.

Anton melanjutkan, setelah kaget melihat ledakan serta api yang menyambar rumahnya, Faris langsung melarikan diri dan mengeluarkan barang-barang berharga.

"Namun, ternyata api semakin menjalar ke hampir seluruh bagian rumah," ujar dia.

Tak lama kemudian, pemadam kebakaran berdatangan untuk memadamkan api. Sekitar satu jam kemudian, api baru bisa dijinakkan.

Baca juga: Dibom Air 132 Kali, Kebakaran Lahan di Musi Banyuasin Tak Kunjung Padam

" Rumah mudah terbakar karena terdapat banyak bahan yang mudah terbakar. Sekitar 80 persen rumah mengalami kerusakan," ucap dia.

Anton menyebut, tak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Namun, kerugian ditaksir senilai Rp 1 miliar.

"Langkah selanjutnya adalah mendatangi rumah indekos dan melaksanakan olah tempat kejadian perkara," kata dia.



komentar di artikel lainnya
Close Ads X