Kompas.com - 24/08/2019, 14:27 WIB
Rumah kontrakan NH dan HS, terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Jawa Timur, Kamis (22/8/2019). Dok. istimewaRumah kontrakan NH dan HS, terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Jawa Timur, Kamis (22/8/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com — Kepala Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Jawa Timur, Martuli mengungkapkan bahwa HS, terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri, Kamis (22/8/2019), sudah sejak tiga tahun lalu dipantau kepolisian dan TNI.

Menurut Martuli, pada 2016  ia didatangi pihak kepolisian dan intel Kodim 0828/Sampang bahwa di desanya terdapat warganya yang diduga terlibat jaringan terorisme.

"Saya kan dilantik jadi kepala desa tahun 2015 akhir. Nah, tahun 2016 ada informasi dari kepolisian dan dari intel kodim bahwa di sini ada (terduga teroris), namanya ini (HS), katanya," kata Martuli dihubungi, Jumat (23/8/2019) malam.

Martuli menyampaikan, saat itu polisi dan TNI menunjukkan foto HS. Namun, ia tidak menceritakan hal itu kepada NH.

Baca juga: Profesi 3 Terduga Teroris Blitar Raya, dari Pengusaha Laundry hingga Penjaga Apotek

Tiga tahun dipantau

Selama tiga tahun itu, ia dibantu pihak kepolisian dan TNI terus memantau HS di Desa Bira Tengah.

"Saya dikasih tahu fotonya. Saya juga kaget. Ya fotonya sudah lama, sudah tiga tahun fotonya dipegang saya. Kebetulan fotonya diberikan ke saya," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, kata Martuli, polisi dan TNI memang tidak secara gamblang menyebut HS sebagai orang yang terlibat jaringan terorisme. Namun, keberadaan dan kesehariannya di Desa Bira Tengah diminta untuk terus dipantau.

"Sebagai kepala desa, saya pantau juga. Saya juga memerintahkan saudara, kerabat, tolong pantau. Saya juga pantau karena ada informasi itu (jaringan erorisme sebelumya)," ucap Martuli.

Menurut Martuli, ada informasi lain yang menyebut bahwa HS juga berkaitan secara tidak langsung dengan peristiwa pengeboman di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

"Saya diberi tahu ada (teroris) yang lari ke sini (Sampang) waktu ada bom di Kuningan, Jakarta. Ternyata benar, saya kaget kalau dia jaringan teroris," kata Martuli.

Baca juga: Kesaksian Kepala Desa soal Sosok Istri Terduga Teroris di Sampang Madura

Kecolongan

Sebelumnya, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengakui Pemerintah Kabupaten Sampang kecolongan setelah Densus 88 Antiteror melakukan penggerebekan salah satu warga yang diduga terlibat jaringan ISIS di Desa Bira Tengah, Kamis (22/8/2019).

"Ini kami kecolongan sebenarnya kalau memang betul-betul dia itu anggota ISIS. Kami kecolongan," kata Slamet dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (23/8/2019).

"Mereka bukan asli warga Sampang. Mereka merupakan pendatang. Ia (NH) berasal dari Jombang, sementara HS berasal dari Jawa Tengah," ujar Slamet.

Selain di Sampang, tim Densus 88 Antiteror Polri juga menangkap terduga teroris berinisial BL di Lamongan serta mengamankan tiga terduga teroris berinisial SU, KJW, dan JPS dari Blitar.

Mereka yang ditangkap diduga anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur dan diduga terkait dengan peristiwa teror bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016.

Baca juga: Kepala Desa Yakin Dokter Gigi di Sampang Madura Tak Terlibat Jaringan Terorisme



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X