Aksi Penembakan KKB di Wamena Direncanakan Bersama Egianus Kogoya

Kompas.com - 24/08/2019, 11:10 WIB
Mobil yang digunakan 5 orang KKB yang sebelumnya terlibat baku tembak di  Pasar Ajibana, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (23/08/2019) Dok Humas Polda PapuaMobil yang digunakan 5 orang KKB yang sebelumnya terlibat baku tembak di Pasar Ajibana, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (23/08/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com — Lima anggota kelompok kriminal bersenjata ( KKB) yang pada Jumat (23/08/2019) siang terlibat baku tembak dengan aparat TNI-Polri di Pasar Jibama, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, dipastikan bukan dari kelompok Egianus Kogoya.

Namun, Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto menyebut mereka sempat berkomunikasi dan merencanakan aksi bersama Egianus Kogoya.

"Mereka dari Mulia, tapi mereka bersama Egianus sempat mau bergabung untuk buat aksi di Wamena," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (24/8/2019).

Candra memastikan kelima orang KKB tersebut merupakan pecahan atau sempalan KKB yang selama ini berada di wilayah Piramid yang sudah tidak eksis.

Baca juga: Fakta Kontak Senjata di Wamena, Ingin Rampas Logistik hingga 1 Anggota KKB Tewas

"Dulu pimpinannya Yusak Tabuni, tapi sudah tidak eksis lagi. Tapi dengan Egianus ini mereka ingin bangkit lagi," katanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal menuturkan pada Jumat pagi sekitar pukul 10.30 WIT, setelah melakukan penyidikan, didapatkan informasi dari warga di pasar bahwa ada 5 laki-laki dengan membawa senjata laras panjang dan revolver mengancam para pedagang pasar.

Kemudian informasi tersebut diteruskan lewat radio kepada rombongan patroli gabungan TNI-Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya, Dandim, dan Danyon tentang keberadaan 5 orang bersenjata laras panjang dan revolver tersebut. 

Baca juga: Baku Tembak dengan KKB di Wamena, Jalur Habema ke Nduga Dibatasi

Aksi baku tembak di Pasar Jibama, 2 terluka, 1 tewas

Setibanya di Pasar Jibama, personel patroli gabungan langsung berhenti dan turun untuk menangkap 5 laki-laki tersebut.

Melihat kedatangan personel patroli gabungan, 4 anggota KKB langsung melarikan diri dengan membawa 2 senjata laras panjang ke belakang pasar sambil melepaskan tembakan ke arah anggota. 

Tembakan itu mengenai kaki seorang personel Polres Jayawijaya, Ipda Iwan, dan satu orang keamanan pasar di bagian perut.

Empat orang tersebut lari dan satu orang bersembunyi di dalam mobil Kijang warna hijau yang diparkir di terminal Pasar Jibama.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Regional
Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X