Fakta Kasus Pria Perkosa Anak Majikan, Sudah Dianggap Anak hingga Ditembak Polisi

Kompas.com - 24/08/2019, 10:55 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS. com — Samsul (23), seorang pria asal Kabupaten Enrekang, ditangkap tim gabungan Reserse Mobil Polsek Panakukang bersama Tim Khusus Polda Sulsel seusai memerkosa IR (31), yang tak lain adalah anak majikan sendiri, Rabu (21/8/2019).

Samsul diamankan petugas di rumah kontrakan di BTN Antara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (22/8/2019), saat sedang menunggu mobil sewaan untuk melarikan diri ke Kabupaten Enkareng.

Saat akan diamankan, Samsul berusaha kabur dari sergapan petugas, hingga akhirnya polisi memberikan tindakan tegas dan terarah.

Berikut ini fakta Samsul yang nekat memerkosa anak majikan:

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, aksi bejat yang dilakukan Samsul dilakukan di rumah majikan, Rabu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejadian berawal ketika IR yang baru saja selesai mandi menanyakan kegiatan Samsul yang sedang mengaduk-aduk potongan cabe di dalam baskom.

Namun, Samsul meresponsnya dengan langsung menyiramkan air cabe tersebut ke wajah IR.

"Saat ditanya itu, pelaku hanya senyum, lalu menyiramkan air cabe itu ke muka korban," ungkapnya, Jumat (23/8/2019).

Ketika melihat IR kepedihan, Samsul lalu mendorongnya hingga terjatuh di lantai dapur.

Saat ia sudah menguasai tubuh korban, pelaku lalu melakukan pemerkosaan.

Korban sempat melawan dan meminta tolong, tetapi Samsul menghalanginya hingga membawanya ke sebuah kamar di lantai 2 rumah majikan.

"Pelaku membawa korban ke kamar lantai 2 dan mengulangi lagi perbuatannya. Namun, saat itu, korban sudah tak berdaya karena selain tangannya diikat, ia juga kehabisan tenaga," katanya.

Baca juga: Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

2. Dipergoki kerabat IR

Ilustrasi pencabulan.Kompas.com/ Ericssen Ilustrasi pencabulan.

Saat berada di kamar tersebut, kerabat IR datang dan memergoki tindakan Samsul.

Samsul pun langsung melarikan diri dengan membawa sepeda motor dan dua ponsel milik korban.

Setelah kejadian itu, IR langsung dievakuasi dan melaporkan kejadian itu ke kepolisian. Tidak lama setelah melapor, polisi langsung menangkap Samsul di rumah kontrakan.

Samsul berencana melarikan diri ke kampung halaman di Enrekang.

Baca juga: Raba dan Cium Siswi Magang, Oknum Camat Jadi Tersangka Pencabulan

3. Sudah dianggap anak

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Ananda mengatakan, keluarga korban sudah menganggap Samsul seperti anak sendiri.

"Pelaku sudah bekerja selama 7 tahun. Diduga pelaku memerkosa anak majikan karena hawa nafsu yang terpendam dan melihat kondisi rumah kosong," katanya.

Baca juga: Polisi Kejar Pelaku Cabul Remas Payudara di Bintaro

4. Pelaku ditembak

Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

Ananda mengatakan, tidak lama setelah melapor, polisi langsung menangkap Samsul di rumah kontrakan.

"Yang bersangkutan ditangkap di depan sebuah rumah kontrakan di wilayah Perintis Kemerdekaan. Saat itu pelaku sedang menunggu mobil sewaan untuk melarikan diri ke Kabupaten Enrekang," katanya.

Samsul ditembak polisi karena berniat melarikan diri.

Empat butir peluru ditembakkan dan mengenai dua kaki Samsul setelah tiga kali tembakan peringatan tak diindahkan.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Begal yang Beraksi di 45 TKP di Makassar

5. Polisi amankan barang bukti

Ilustrasi barang bukti kupon putihKOMPAS.com/ Junaedi Ilustrasi barang bukti kupon putih

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti milik korban berupa dua ponsel dan sepeda motor.

Selain itu, sehelai tali rafia dan plakban hitam untuk membekap korban juga disita.

Samsul disangkakan dengan pasal berlapis, yakni Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dan 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Baca juga: Polisi Amankan 1 Terduga Pelaku Perusakan ATM Saat Rusuh Manokwari

Sumber: KOMPAS.com (Himawan)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X