Viral, Dosen FISIP UNS Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 24/08/2019, 07:00 WIB
Salah satu pengguna Twitter dengan akun @rasyourbae1 mengunggah tangkapan layar komentar yang diduga dari dosen Fisip UNS yang menegur mahasiswanya, bernama Dimas, di siaran langsung Dota 2 pada Kamis (22/8/2019) malam. tangkapan layar TwitterSalah satu pengguna Twitter dengan akun @rasyourbae1 mengunggah tangkapan layar komentar yang diduga dari dosen Fisip UNS yang menegur mahasiswanya, bernama Dimas, di siaran langsung Dota 2 pada Kamis (22/8/2019) malam.

SOLO, KOMPAS.com — Salah satu pengguna Twitter dengan akun @rasyourbae1 mengunggah tangkapan layar komentar yang diduga dari dosen FISIP UNS yang menegur mahasiswanya bernama Dimas di siaran langsung Dota 2 pada Kamis (22/8/2019) malam.

Tangkapan layar itu diunggah di akun tersebut bertuliskan "Rusbiyanto Uns: tolong yang namanya Dimas, mahasiswa FISIP UNS segera konsul ke saya. Semester depan bapak sudah pensiun. Saya dapat info dari temen kosnya kalau Dimas sering streaming Dota 2".

Hingga Jumat (23/8/2019) malam unggahan itu mendapatkan lebih dari 22.000 retweet dan disukai sebanyak 15.000 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Kompas.com mencoba mengonfirmasi kebenarannya ke Rusbiyanto.

Menurut Rusbiyanto, dirinya tidak mempunyai akun Twitter. Ia pun tidak tahu mengenai komentar yang viral di kolom komentar siaran langsung Dota 2 di YouTube.

Rusbiyanto juga menegaskan dirinya bukan dosen, melainkan staf akademik di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

"Saya bukan dosen. Saya hanya staf di UNS," katanya, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Viral Puluhan Ekor Hiu Muncul ke Tepi Pantai di Nusa Dua Bali, Ini Penjelasannya

Dia menceritakan, ponselnya saat itu sedang dipakai oleh anaknya, Dian Arif, untuk melihat streaming Dota 2. Namun, anaknya lupa menutup akun milik Rusbiyanto.

Pada saat live streaming, Dian menuliskan di kolom komentar dengan nama akun Rusbiyanto.

"Saya tahunya pas mau Jumatan, sama teman-teman (diberi tahu) 'Pak Rusbi jadi dosen ya'," kata Rusbiyanto tertawa.

Sementara Dian mengatakan, dirinya lupa menutup akun di ponsel milik ayahnya sehingga saat Dian menulis dalam kolom komentar, yang keluar adalah nama Rusbiyanto.

Dalam kolom komentar saat itu muncul beberapa akun YouTuber bernama Dimas.

"Nama Dimas itu saya random. Kan di left chat itu cepat banget, ya sudah saya ambil nama random," kata dia.

Baca juga: Pelaku Tabrakan Divonis 4 Bulan, Video Seorang Ibu Histeris Tuntut Keadilan Viral di Medsos

Dia baru menyadari bahwa komentarnya itu menimbulkan keramaian di media sosial, yakni di Fanpage UNS, pada Jumat (23/8/2019) pukul 09.00 WIB.

"Saya baru ingat pesan itu yang saya tuliskan kemarin malam ternyata akun ayah belum saya logout," ungkap dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

Regional
Kronologi Penemuan KM Beringin Jaya, Delapan Hari Terombang-ambing dan Ditarik Kapal Nelayan

Kronologi Penemuan KM Beringin Jaya, Delapan Hari Terombang-ambing dan Ditarik Kapal Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X