Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Kompas.com - 23/08/2019, 23:07 WIB
Mahmud (kiri, pakai kopiah) ketika baru saja turun dari mobil kepolisian yang mengantarnya menghadiri acara pelantikan sebagai anggota DPRD Gresik, Jumat (23/8/2019). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHMahmud (kiri, pakai kopiah) ketika baru saja turun dari mobil kepolisian yang mengantarnya menghadiri acara pelantikan sebagai anggota DPRD Gresik, Jumat (23/8/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - Mahmud (54), legislator dari Partai Nasdem tetap dilantik sebagai anggota DPRD Gresik bersama dengan 49 orang lainnya, dalam prosesi pelantikan anggota periode 2019-2024 yang berlangsung di kompleks Gedung DPRD Gresik di Jalan Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur, Jumat (23/8/2019).

Mahmud sebelumnya tersandung kasus dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen jual-beli tanah, dan sudah divonis oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik hukuman 2 tahun penjara, menjelang prosesi pelantikan yang berlangsung pada hari ini.

Namun, Mahmud dan kuasa hukumnya meminta penangguhan penahanan dan dikabulkan.

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Oknum LSM Pemeras Pejabat Pemkab Gresik

 

Sehingga, ia dapat mengikuti prosesi pelantikan, meskipun pada saat mendatangi lokasi pelantikan diantar menggunakan mobil kepolisian.

"Sesuai dengan undang-undang, selama belum inkrah itu memang diperbolehkan untuk ikut pelantikan. Sementara tugas kami, sudah selesai begitu penetapan kemarin," ujar salah seorang Komisioner KPU Gresik, Makmun, di sela acara pelantikan di kompleks Gedung DPRD Gresik, Jumat (23/8/2019).

Mahmud divonis bersalah oleh hakim PN Gresik melanggar Pasal 378 KUHP menjelang pelantikan, setelah dirinya ditetapkan sebagai peraih salah satu suara terbanyak oleh KPU Gresik.

Kendati sudah divonis oleh hakim PN Gresik, namun Mahmud dan kuasa hukumnya masih berusaha melakukan upaya hukum dengan cara mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA) atas kasus yang dihadapinya.

Sekretaris Dewan DPRD Gresik, Darmawan mengatakan, sesuai dengan aturan maka Mahmud masih memiliki hak untuk mengikuti pelantikan sebagai anggota DPRD Gresik.

"Untuk proses hukumnya, diserahkan internal partainya, karena saat ini belum ada Pergantian Antar Waktu (PAW). Pak Mahmud tetap bisa mengikuti pelantikan, karena masih menjalani proses hukuman (belum inkrah)," kata Darmawan.

Selama proses pelantikan berlangsung, Mahmud mendapat pengawasan petugas dari Kejaksaan Negeri Gresik dan juga kepolisian.

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Pemerasan Pejabat Pemkab Gresik oleh Oknum LSM

 

Selesai acara pelantikan dan prosesi sumpah jabatan, Mahmud kemudian dibawa oleh petugas kepolisian kembali menuju Rumah Tahanan Klas IIB Gresik.

Sementara itu, acara pelantikan anggota DPRD Gresik periode 2019-2024 tersebut juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Kapolres Gresik, Kepala PN Gresik, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, komandan Kodim 0817 Gresik, jajaran Forkopimda setempat, ketua parpol yang ada di Gresik, serta tamu undangan lain.

Adapun Mahmud sempat memperoleh 5.645 suara dari total 13.496 suara yang didapatkan Partai Nasdem di Dapil VIII Gresik, yang meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, dan juga Manyar, yang mengantarnya sebagai salah seorang peraih suara terbanyak di Dapil tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Mau Jualan Sekuatnya, Rezeki Banyak atau Sedikit, Tetap Disyukuri'

"Saya Mau Jualan Sekuatnya, Rezeki Banyak atau Sedikit, Tetap Disyukuri"

Regional
170 Petani Sumut Jalan Kaki ke Jakarta: Kami Dianggap Gila, Tapi Negara yang Buat Seperti Ini

170 Petani Sumut Jalan Kaki ke Jakarta: Kami Dianggap Gila, Tapi Negara yang Buat Seperti Ini

Regional
Kebun Raya Cibodas Dikunjungi 5.000 Orang, Gugus Tugas Khawatir Jadi Klaster Baru

Kebun Raya Cibodas Dikunjungi 5.000 Orang, Gugus Tugas Khawatir Jadi Klaster Baru

Regional
11 Tenaga Medis dan 2 Anggota Satpol PP di Banyumas Positif Corona

11 Tenaga Medis dan 2 Anggota Satpol PP di Banyumas Positif Corona

Regional
Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Regional
Kisah Yohana Mengajar Anak Rimba di Masa Pandemi, Tengah Malam Siswa Bangun dan Minta Belajar (1)

Kisah Yohana Mengajar Anak Rimba di Masa Pandemi, Tengah Malam Siswa Bangun dan Minta Belajar (1)

Regional
Mbah Lindu Sempat Cerita Perjalanan Berjualan Gudeg ke Cucunya

Mbah Lindu Sempat Cerita Perjalanan Berjualan Gudeg ke Cucunya

Regional
Tak Punya Ponsel, Siswa Miskin Tetap Belajar Tatap Muka di Zona Kuning

Tak Punya Ponsel, Siswa Miskin Tetap Belajar Tatap Muka di Zona Kuning

Regional
1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

Regional
Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Regional
Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Regional
Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

Regional
Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Regional
Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X