Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Kompas.com - 23/08/2019, 20:02 WIB
Pimpinan DPRD Sulsel bersama pimpinan panitia khusus hak angket DPRD Sulawesi Selatan usai rapat paripurna di Gedung DPRD Sulsel, Jumat (23/8/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANPimpinan DPRD Sulsel bersama pimpinan panitia khusus hak angket DPRD Sulawesi Selatan usai rapat paripurna di Gedung DPRD Sulsel, Jumat (23/8/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pimpinan DPRD Sulawesi Selatan resmi menerima tujuh rekomendasi dari panitia khusus hak angket terkait dugaan pelanggaran di tubuh pemerintahan Sulawesi Selatan yang dipimpin Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Rekomendasi tersebut lahir dari kesimpulan dualisme kepemimpinan yang dibuat pansus terkait pemerintahan Nurdin yang dibacakan Ketua Panitia Angket DPRD Sulsel Kadir Halid.

Kadir mengatakan, ada dualisme kepemimpinan di pemerintahan Sulawesi Selatan berdasarkan analisis yuridis yang dilakukan panitia angket. 

"Selain itu ditemukan fakta-fakta terhadap keputusan yang terbukti secara sah dan meyakinkan telah mengambil kebijakan yang bertentangan peraturan perundang-undangan," kata Kadir, dalam rapat paripurna DPRD Sulsel, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Poin pertama dalam rekomendasi pansus yakni meminta Mahkamah Agung mengadili dan memutus pelanggaran peraturan perundang-undangan yang dilakukan oleh gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan. 

Panitia angket DPRD Sulsel merekomendasikan kepada pimpinan DPRD Sulsel untuk ditindaklanjuti kepada pihak-pihak yang terkait yang dianggap perlu dan berwenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di antaranya Mahkamah Agung, aparat penegak hukum dan menteri dalam negeri.

Kadir mengatakan tujuh poin rekomendasi yang diserahkan tersebut tidak bisa lagi diubah oleh pimpjnan DPRD Sulsel.

Politisi Partai Golkar ini membenarkan bahwa dalam rekomendasi tersebut tidak ada kata-kata pemakzulan untuk gubernur Sulsel. 

Namun, jika dalam pemeriksaan MA nantinya ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh gubernur dan wakilnya, maka Nurdin bisa saja dicopot dari jabatannya sebagai gubernur Sulsel.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Regional
Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Regional
Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Regional
Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Regional
UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

Regional
Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Regional
Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Regional
6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

Regional
Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Regional
Sekolah Tatap Muka di Sukabumi Belum Bisa Dilaksanakan 13 Juli 2020

Sekolah Tatap Muka di Sukabumi Belum Bisa Dilaksanakan 13 Juli 2020

Regional
Tambah 132 Pasien, Positif Covid-19 di Sulut Kini 1.561 Kasus

Tambah 132 Pasien, Positif Covid-19 di Sulut Kini 1.561 Kasus

Regional
Gubernur Khofifah Tak Ikut Iring-iringan Mobil Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertosono

Gubernur Khofifah Tak Ikut Iring-iringan Mobil Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertosono

Regional
Seorang Anggota DPRD Rembang Terinfeksi Covid-19

Seorang Anggota DPRD Rembang Terinfeksi Covid-19

Regional
Pakai Foto Palsu Pria Tampan di Facebook, Kuli Bangunan Cabuli Siswi SMP

Pakai Foto Palsu Pria Tampan di Facebook, Kuli Bangunan Cabuli Siswi SMP

Regional
Kakak Adik Gunakan Mobil Ayah untuk Mencuri Sepeda Motor

Kakak Adik Gunakan Mobil Ayah untuk Mencuri Sepeda Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X