Pasutri Lansia Bersyukur Air Bersih Tiba-tiba Muncul di Lahan Gersang Miliknya

Kompas.com - 23/08/2019, 18:43 WIB
Suyadi (berkaus biru) bersama warga memanfaatkan air bersih yang tiba-tiba keluar dari ladang tandus di Widoro Lor, Desa Bendung, Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu (21/8/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONOSuyadi (berkaus biru) bersama warga memanfaatkan air bersih yang tiba-tiba keluar dari ladang tandus di Widoro Lor, Desa Bendung, Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu (21/8/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan lansia Prapto Suwito (75) dan Poniyem (72) warga Padukuhan Bundelan, Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, terlihat antusias ketika menjelaskan mengenai asal muasal keluarnya air dari sumur bor sejak 25 Juni 2019 lalu.

"Kemarau tahun ini membuat sumur saya sampai kering, lalu inisiatif anak-anak kami mengebor di samping rumah," kata Poniyem saat ditemui di rumahnya Jumat (23/8/2019)

Saat pengeboran dengan biaya Rp 5 juta itu dirinya sedang ke Jakarta karena anak keduanya sedang sakit. Saat itu dirinya diberitahu anak ketiganya jika sumur bornya muncul air bersih seusai dibor, dari pesan singkat.

"Pas keluar airnya pertama itu penuh satu pipa, sekarang sudah mulai berkurang," ucapnya.

Baca juga: Bikin Heboh, Air Bersih Tiba-tiba Muncul dari Lahan Gersang di Gunungkidul

Dari pengamatan Kompas.com keluarnya air dari pipa berdiameter 15 cm hanya seperempatnya. Di ujung pipa dipasangi pipa, dan disalurkan ke rumah tetangganya, juga disalurkan ke sumur tua miliknya.

Di sumur tua itu, ada tiga mesin pompa yang disalurkan ke rumah yang terletak diatasnya. Air juga dimanfaatkan untuk menyiram tanaman bawang merah, dan kolam ikan yang ada di pekarangan.

"Total ada sembilan tetangga yang memasang pipa dari sini, karena sebagian besar sudah memasang PDAM. Sisa air dimanfaatkan tetangga untuk menyiram sayuran di ladang," ujar Poniyem

"Semuanya gratis tidak ada yang saya suruh membayar, karena bersyukur air keluar sendiri dari sumur," ujarnya.

Baca juga: Tips Bugar Lansia, yang Anak Muda Perlu Bersiap Juga

Berkah dari Tuhan

Prapto Suwito menambahkan,  air yang muncul ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun untuk dikonsumsi, air perlu diendapkan lantaran memiliki bau seperti lumpur.

Warga yang membutuhkan air tinggal mengambil ia tidak menjual air tersebut, karena menurutnya air tersebut adalah berkah dari Allah.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Regional
UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

Regional
Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Regional
Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

Regional
Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X