Berkat CCTV, Jambret Seret Korban Dekat Kantor Polsek Helvetia Ditangkap

Kompas.com - 23/08/2019, 17:48 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

MEDAN, KOMPAS.com - Pelaku penjambretan yang mengakibatkan korbannya, Y, terseret hingga 10 meter di dekat markas Polsek Medan Helvetia pada Senin (19/8/2019), akhirnya diringkus, Kamis (22/8/2019) sore. 

Pelakunya berjumlah dua orang, yakni Ageng Setiawan dan Febri Aulia. Keduanya merupakan warga Jalan Setia Luhur, Medan Helvetia.

Kapolsek Helvetia, Sah Udur Sitinjak mengatakan, kedua pelaku itu ditangkap di Jalan Bakti Luhur.


Penangkapan itu dilakukan setelah polisi menganalisa rekaman kamera pengawas ( CCTV) dan melakukan pengintaian.

Baca juga: Kejar Pelaku Jambret, Ibu Rumah Tangga Tewas Terjatuh dari Motor

 

"Kemudian, sore kemarin, petugas mendapat informasi, mereka sedang berada di satu lokasi di Jalan Bakti Luhur. Langsung disergap dan ditangkap," kata Sah Udur, Jumat (23/8/2019) .

Ageng dan Febri disangka telah mencoba menjambret tas Y (48), warga Jalan Dahlia Raya, Kompleks Dahlia Indah, Helvetia.

Penjambretan itu terjadi saat korban berjalan kaki di dekat rumahnya. Kedua tersangka bukan pemain baru dalam penjambretan.

Kepada polisi, mereka mengaku telah beberapa kali beraksi di sejumlah titik di Medan, termasuk di Simpang Barat, Jalan Wahid Hasyim.

Saat itu, Y sempat curiga dengan dua pria yang keliling kompleks menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih.

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Kalbar Semai 1,6 Ton Garam di Udara untuk Ciptakan Hujan Buatan

BPBD Kalbar Semai 1,6 Ton Garam di Udara untuk Ciptakan Hujan Buatan

Regional
Polisi Buru Pembuat Ijazah Palsu Milik Anggota DPRD Probolinggo

Polisi Buru Pembuat Ijazah Palsu Milik Anggota DPRD Probolinggo

Regional
Viral, Foto Orangutan Tapanuli Terluka Saat Nyasar di Ladang Buah Warga

Viral, Foto Orangutan Tapanuli Terluka Saat Nyasar di Ladang Buah Warga

Regional
9 Museum Akan Dibangun di Tajug Gede Cilodong Purwakarta

9 Museum Akan Dibangun di Tajug Gede Cilodong Purwakarta

Regional
2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

Regional
Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Regional
Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Regional
Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Regional
Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Regional
Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Regional
Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Regional
Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Regional
Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Regional
Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X