Bertemu di Padang, Bupati Puncak Papua dan Wali Kota Malang Sampaikan Pesan Damai

Kompas.com - 23/08/2019, 12:12 WIB
Bupati Puncak, Papua Willem Wandik dan Wali Kota Malang, Sutiaji bersalaman saat bertemu di acara KDI, Kamis (22/8/2019) malam KOMPAS.com/PERDANA PUTRABupati Puncak, Papua Willem Wandik dan Wali Kota Malang, Sutiaji bersalaman saat bertemu di acara KDI, Kamis (22/8/2019) malam

PADANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang, Jawa Timur, Sutiaji dan Bupati Puncak, Papua, Willem Wandik akhirnya bertemu dalam acara Kepala Daerah Inovatif (KDI) yang digelar Kementerian Dalam Negeri, Kamis (22/8/2019) malam di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, mengapresiasi bertemunya dua tokoh tersebut di acara KDI, Kamis.

"Akhirnya dua kepala daerah, wali kota Malang dan bupati Puncak Papua bertemu berangkulan. Ini pesan damai yang mereka sampaikan," kata Akmal Malik.

Akmal menyebutkan kota Padang akhirnya menjadi lokasi pertemuan dua kepala daerah yang saat ini menjadi isu sentral nasional sehingga diharapkan konflik bisa segera diselesaikan.


"Kita mengucapkan terima kasih kepada pak Gubernur Sumbar. Semoga pesan damai dari Padang ini bisa sampai ke Papua, Papua Barat dan Jawa Timur hingga seluruh Indonesia," tegasnya.

Baca juga: Polisi Jamin Keamanan Mahasiswa asal Papua di Malang

Membela keutuhan NKRI

Sementara Bupati Puncak, Papua, Willem Wandik menyebutkan Indonesia adalah negara kesatuan dari Sabang hingga Merauke dibawah naungan Pancasila.

"Persoalan yang terjadi dengan mahasiswa Papua di Kota Malang adalah bagian dari dinamika demokrasi. Jangan dibesar-besarkan," katanya.

Willem meminta penegak hukum bisa tegas menindak oknum yang mencoba meruntuhkan keutuhan Indonesia agar persoalannya tidak menyebar.

Sementara itu Wali Kota Malang Sutiaji menyebutkan persatuan Indonesia adalah sebuah harga mati. Kebhinekaan adalah sebuah keniscayaan sehingga semua saling mengisi dan menguatkan.

Baca juga: Wali Kota: Siapapun Boleh Berada di Malang, Termasuk Warga Papua

"Tidak ada Indoesia kalau tidak ada Papua, tidak ada Indonesia kalau tidak ada Malang. Bersama-sama kita menjadi Indonesia," tegasnya.

Sutiaji juga memuji generasi muda Papua yang kuliah di Malang adalah yang terbaik. Dia berharap semua bisa lulus dengan baik dan ikut membangun bangsa.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nenek Tidur di Pangkuan Kakek Saat Naik Prameks, 57 Tahun Menikah dan Tak Pernah Terpisahkan

Nenek Tidur di Pangkuan Kakek Saat Naik Prameks, 57 Tahun Menikah dan Tak Pernah Terpisahkan

Regional
Dosen Pencuri iPhone 11 di Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Dosen Pencuri iPhone 11 di Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewat DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewat DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X