200 Anggota Brimob Polda Maluku Dikerahkan Amankan Situasi Papua

Kompas.com - 23/08/2019, 07:01 WIB
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYKabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat

AMBON,KOMPAS.com-Sebanyak 200 personel Brimob Polda Maluku ikut dikerahkan untuk mengamankan situasi keamanan di Manokwari, Papua Barat.

Pengerahan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan Brimob Polda Maluku itu dilakukan guna membantu aparat keamanan setempat mengendalikan situasi di wilayah itu.

“Dua SSK Brimob Polda Maluku juga telah dikirim ke Manokwari untuk memperkuat pengamanan di sana," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada Kompas.com, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: YLBHI: Ada 30 Pelanggaran HAM yang Dialami Mahasiswa Papua

Dia mengatakan pengiriman 2 SKK pasukan Brimob Polda Maluku ke Kota Manokoari itu dilakukan atas perintah langsung dari Mabes Polri, setelah situasi keamanan di wilayah tersebut bergejolak usai tindakan rasis dialami mahasiswa Papua di Surabaya.

“Sudah diberangkatkan kemarin. Jadi pengerahan pasukan Brimob Polda Maluku itu atas perintah langsung dari Mabes Polri,” katanya.

Roem tidak bisa memastikan sampai kapan 200 personel Brimob Polda Maluku itu akan bertugas membantu pengamanan di wilayah tersebut.

Baca juga: Mahasiswa Papua Bubar dari LBH Jakarta, Mereka Demo Lagi Pekan Depan

 

Namun, dia mengaku 200 personel Brimob Polda Maluku yang ditugaskan itu akan kembali ditarik jika kondisi benar-benar sudah kondusif.

“Kalau sudah kondusif ya pasti ditarik kembali ke kesatuan,”ujarnya.

Selain Polda Maluku, sejumlah polda di wilayah Indonesia juga ikut mengirim pasukan Brimob untuk membantu  mengamankan wilayah Papua Barat khususnya di Manokwari dan Fakfak. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X