Revitalisasi Pasar Cisarua, Ridwan Kamil Sebut Bakal Ada Wisata Khas Bogor

Kompas.com - 22/08/2019, 22:19 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil didampingi Bupati Bogor Ade Yasin melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) revitalisasi Pasar Rakyat Cisarua di Desa Citeko Rt 03/03 Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019). Kompas.com/AFDHALUL IKHSANGubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil didampingi Bupati Bogor Ade Yasin melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) revitalisasi Pasar Rakyat Cisarua di Desa Citeko Rt 03/03 Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).


KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil didampingi Bupati Bogor Ade Yasin melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) revitalisasi Pasar Rakyat Cisarua di Desa Citeko RT 003 RW 003, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).

Revitalisasi akan dikerjakan secara bertahap dan berfokus pada pembangunan blok D yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi tahun 2019 sebesar 10 miliar.

Sebelumnya, Pasar Cisarua belum mendapatkan sentuhan revitalisasi sejak terakhir diresmikan pada 20 Agustus 1990 lalu, oleh Gubernur Jawa Barat, Moh Yogie S Memet pada masa itu.

Baca juga: Ridwan Kamil Akan Menambah Jumlah Desa di Jawa Barat


"Alhamdulillah kehormatan pertama di pasar ini dan kami tahu ini belum maksimal tapi minimal kami sebut tahap pertama, nanti kami lanjut dengan proses berikutnya dan keistimewaan Pasar Cisarua karena dia ada irisan dengan pariwisatanya," kata Emil.

Emil mengatakan, pihaknya akan merevitalisasi sebanyak 48 kios dan 269 los yang nantinya akan diisi dengan sejumlah komoditi seperti ikan, daging, dan sayur mayur.

"Pasar ini nanti tidak hanya untuk warga Bogor di sekitar Cisarua, tapi harus ada wisata-wisata yang unik, khas (Bogor)," ucap dia.

Pada tahap pengembangan selanjutnya, Emil juga berharap adanya fasilitas penunjang di pasar tersebut.

Kemudian, dibangunnya kios suvenir agar kedepannya bisa mengundang para wisatawan untuk berbelanja.

"Keunikan barang-barang (Bogor) bisa jadi seperti pernak-pernak suvenir, kan bukan membeli barang-barang harian, berarti perbanyak kios kios suvenir, itu nanti yang akan kami pikirkan juga," ujar dia.

Baca juga: Muncul Wacana Bekasi Gabung Jakarta dan Bogor Raya, Ini Kata Ridwan Kamil

"Jadi, datanglah kembalilah ke pasar tradisional yang Insya Allah kebersihannya, keamanannya juga nyaman buat para wisatawan dan tentunya bagi ekonomi menengah ke atas juga," sambung dia.

Ia juga menjanjikan akan ada ratusan pasar dalam 5 tahun ke depan yang akan diperbaiki dan dibangun, sehingga bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Jabar nantinya akan mengadakan perlombaan pasar dengan indikatornya yakni arsitektur pasar unik serta manajemen yang paling baik.

"Kalau itu terjadi, Insya Allah itulah ekonomi Pancasila yang kita harapkan dan tentunya untuk Kabupaten Bogor, silahkan ajukan pasar-pasar lainnya dan akan didukung Pemerintah Provinsi Jabar dan nanti akan ada lomba pasar hadiahnya mobil," ungkap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
Cerita di Balik Kedatangan Bupati Minahasa Selatan ke Istana, Tak Diundang Jokowi hingga Pernah Diperiksa KPK

Cerita di Balik Kedatangan Bupati Minahasa Selatan ke Istana, Tak Diundang Jokowi hingga Pernah Diperiksa KPK

Regional
Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

Regional
Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Regional
'Terima Kasih Banyak Bapak Presiden Jokowi Sudah Kirimkan Saya Uang'

"Terima Kasih Banyak Bapak Presiden Jokowi Sudah Kirimkan Saya Uang"

Regional
Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Regional
DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

Regional
Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Regional
Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin dari Asmat Papua

Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin dari Asmat Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X