Alasan Keamanan, Sidang Kasus Penyerangan Mapolsek di Sampang Digelar di Surabaya

Kompas.com - 22/08/2019, 20:47 WIB
Para tersangka penyerangan markas Polsek Tambelangan dilimpahkan ke Kejari Surabaya, Kamis (22/8/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALPara tersangka penyerangan markas Polsek Tambelangan dilimpahkan ke Kejari Surabaya, Kamis (22/8/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sembilan tersangka pelaku penyerangan Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, dipastikan akan disidang di Pengadilan Negeri Surabaya, bukan di Pengadilan Negeri Sampang.

Alasan pemindahan lokasi sidang tersebut semata-mata demi keamanan.

Pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengaku sudah berkirim surat kepada Mahkamah Agung tentang pemindahan lokasi sidang tersebut.

Baca juga: 3 Penyerang Kantor Polsek di Sampang Diamankan, 2 Dilepas 1 Ditahan

 

"MA setuju sidang digelar di Surabaya dengan pertimbangan faktor keamanan," terang Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Richard Marpaung, Kamis (22/8/2019).

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, pemindahan lokasi sidang tidak menyalahi aturan hukum karena pertimbangan tertentu.

"Karena alasan tertentu sidang kasus penyerangan Polsek Sampang digelar di Surabaya, meskipun kejadiannya di Sampang," kata dia.

Kamis siang, ke-9 tersangka berikut barang buktinya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya.

Pihak kuasa hukum dan keluarga tersangka ikut mengantar para tersangka dalam proses pelimpahan tersebut.

Kesembilan tersangka di antaranya, Satiri, Bukhori alias Tebur, Abdul Rahim, Abdul Khodir Alhadad, Hadi, Supandi, Hasan, Ali dan Zainal.

"Sementara barang bukti yang ikut dilimpahkan seperti mobil pickup, baju, pecahan kaca, bom molotov, hingga batu," terang dia.

Baca juga: Polisi Rilis Identitas 21 DPO Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X