Surat Edaran Dikeluarkan, Penjual Kayu Bajakah Tinggalkan Banjarmasin

Kompas.com - 22/08/2019, 14:33 WIB
Salah satu penjual kayu Bajakah di jalan Pramuka Banjarmasin, (21/8/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARSalah satu penjual kayu Bajakah di jalan Pramuka Banjarmasin, (21/8/2019).

Sebelum surat edaran tersebut keluar, Jhon bersama istri memutuskan berjualan kayu bajakah di Banjarmasin.

Sudah empat hari ini ia dan istri berjualan kayu bajakah di jalan Pramuka. Alasannya, di kota asalnya Palangkaraya, sudah banyak pedagang kayu bajakah.

Selama berjualan kayu bajakah di Banjarmasin, Jhon mengaku meraup untung cukup lumayan. Dalam sehari ia dan istri mampu mendapatkan keuntungan hingga Rp.1 juta.

"Selama berjualan di sini, untungnya lumayan, tapi mau gimana lagi hari ini kami harus pulang," tegas Jhon.

Baca juga: Waspada Terhadap Jenis Kayu Bajakah yang Mengandung Racun

Kayu bajakah yang dijual Jhon dibawa langsung dari kampung halamannya di Kabupaten Gunung Mas, Kalteng.

Menggunakan mobil bak terbuka sewaan, ada 300 batang kayu bajakah berbagai ukuran yang dibawa ke Banjarmasin.

Ukuran besar ia jual Rp 100.000, ukuran sedang dijual Rp 50.000, sementara ukuran kecil dijual Rp 25.000.

Agar tak salah meracik kayu bajakah, setiap pembeli diajari cara mengolahnya. Menurut Jhon, kayu bajakah baiknya dipotong kecil dan dibelah sebelum direbus.

"Kalau orangtua kami dulu gak ada yang mengolahnya jadi serbuk, biasanya langsung dipotong, dibelah kemudian direbus, tunggu dingin baru diminum," ucap Jhon kepada pembelinya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Regional
Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Regional
Kota Depok Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Kota Depok Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Regional
Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Regional
Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X