Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Kompas.com - 22/08/2019, 12:58 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi

TANJUNGPINANG,KOMPAS.com - Bobby Jayanto ketua DPD Partai Nasdem Tanjungpinang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pidato rasis yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pidato ini disampaikan tersangka pada saat sembahyang keselamatan laut di Pelantar II, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mengatakan petetapan tersangka ini setelah pihaknya gelar perkara pada Rabu (21/8/2019) kemarin.

Dalam gelar perkara tersebut, penyidik sudah berkeyakinan memenuhi dua alat bukti untuk memproses lebih lanjut.


"Status sudah ditingkatkan sebelumnya saksi dinaikan sebagai tersangka," kata Alie melalui telepon, Kamis (22/8/2019).

Alie menyebutkan, setelah penetapan ini, pihaknya mengirimkan surat kepada bersangkutan untuk pemanggilan dan memeriksa sebagai tersangka.

Dalam perkara ini ada 17 saksi di antaranya tiga orang ahli, enam orang lembaga masyarakat dan masyarakat

"Secepatnya kita panggil untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Duduk perkara pidato rasis

Bobby yang juga anggota DPRD Kepri terpilih itu disangkakan melanggar Pasal 16 juncto Pasal 4 ayat 2 huruf B Undang-undang nomor 40 Tahun 2018 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Diketahui Bobby Jayanto diduga melakukan pidato di hadapan masyarakat Tionghoa kota Tanjungpinang dalam acara sembahyang keselamatan laut di Pelantar II Tanjungpinang pada Sabtu, 8 Juni 2019.

Dalam pidatonya diduga Bobby Jayanto yang juga tokoh etnis Tionghoa Tanjungpinang itu menyebutkan dalam satu kalimat panjang dengan bahasa China, dan menyelipkan istilah kulit hitam.

Tidak lama pidato itu disampaikan sejumlah masyarakat ramai-ramai mendatangi Polres Tanjungpinang untuk membuat laporan, yakni pada 11 Juni 2019 dan 12 Juni 2019. 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X