Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Kompas.com - 22/08/2019, 12:19 WIB
Foto dokumen facebook, Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) mengenakan baju pengantin usai melaksanakan akad nikah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (18/8/2019) KOMPAS.com/Tresno SetiadiFoto dokumen facebook, Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) mengenakan baju pengantin usai melaksanakan akad nikah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (18/8/2019)

KOMPAS.com - Pernikahan Sudirgo alias Mbah Dirgo (83) dengan janda berusia 27 tahun, Nuraeni. Keduanya merupakan warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Mbah Dirgo resmi meminang Nuraeni pada Minggu (18/8/2019) lalu. Foto-foto pernikahan kedua mempelai beda usia itu segera menjadi viral di media sosial.

Setelah ditelusuri, terungkap bahwa benih-benih jatuh cinta Nuraeni tumbuh setelah sering berobat ke Mbah Dirgo.

Di desanya, Mbah Dirgo memang dikenal sebagai "orang pintar" yang pandai menyembuhkan segala penyakit.

Berikut ini fakta di balik cinta Mbah Dirgo dan Nuraeni:

1. Sempat menolak dan minta Nuraeni cari pria lebih muda

Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) saat di kediaman mereka di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (21/8/2019)KOMPAS.com/Tresno Setiadi Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) saat di kediaman mereka di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (21/8/2019)

Saat berbincang dengan Kompas.com di kediaman Mbah Dirgo, di RT 003, RW 005, Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Selasa (20/8/2019), pria renta itu mengaku sempat menolak untuk menikahi Nuraeni.

“Nur dan keluarga sempat menyampaikan maksudnya. Dan saya sempat heran kenapa mau menikah dengan saya. Waktu itu saya sarankan memilih pria lain yang lebih muda,” katanya.

Mbah Dirgo juga menjelaskan, istrinya sudah bukan gadis di bawah umur seperti yang banyak dipertanyakan.

Nur, sapaan akrab istrinya, kini berusia 27 tahun dan sebelumnya pernah menikah di usia 16 tahun dan belum memiliki anak.

Baca juga: Viral Mbah Dirgo, Kakek 83 Tahun yang Nikahi Perempuan 27 Tahun

2. Nur sempat depresi usai bercerai dengan suaminya

Ilustrasi perceraian.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi perceraian.

Menurut Sukadi, ayah kandung Nur, putrinya sempat alami depresi usai bercerai dengan suaminya. Saat itu Nur sering berbicara dan tertawa sendiri.

“Anak saya lulusan SD. Dulu sehat-sehat saja. Namun, setelah bercerai, sering ngomong dan ketawa-ketawa sendiri,” ujar Sukadi.

Seperti diketahui, Nur adalah warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

Nur menikah pada usia 16 tahun dengan seorang pria. Namun, karena dianggap tak mendapat nafkah cukup, pernikahan Nur dengan pria tersebut kandas.

Baca juga: Pelaku Tabrakan Divonis 4 Bulan, Video Seorang Ibu Histeris Tuntut Keadilan Viral di Medsos

3. Cinta tumbuh saat Nur berobat ke Mbah Dirgo

Ilustrasi cintaTeraphim Ilustrasi cinta

Sukadi meceritakan, melihat kondisi Nur yang depresi, Sukadi pun membawanya ke Mbah Dirgo, agar disembhkan.

Setelah beberapa kali melakukan pengobatan, menurut Sukadi, Nur mulai merasa sehat.

Tak dinyana, buah-buah cinta muncul dimulai dari Nur. Nur menyatakan ke orangtuanya untuk menentukan pasangan hidup.

Bagi Sukardi, ia tak mempersoalkan siapa pun jodohnya. Asalkan anaknya bahagia dan sehat, ia dan keluarga turut bahagia.

"Sebelumnya saya nanya bapak dulu. Saya waktu itu bilang yang penting saya bisa sehat dan senang bisa menikah. Dan bapak mengizinkan. Saya juga sempat minta masukan anak kakek (Mbah Dirgo)," kata Nur.

Baca juga: Viral Video Penampakan Buaya di Pantai Carocok Sumbar, Ini Penjelasannya

4. Tanggapan anak Mbah Dirgo

Ilustrasi Pernikahan.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi Pernikahan.

Salah satu anak Mbah Dirgo, Sutarti (51), menjelaskan, pernikahan dengan Nur merupakan pernikahan keempat ayahnya.

Pernikahan pertama dengan istri pertama terjadi pada 1957. Lalu, setelah bercerai, Mbah Dirgo kemudian menikah pada 1980.

Lalu kembali menduda setelah istrinya meninggal dunia. Mbah Dirgo kemudian menikah untuk ketiga kali pada 1993 hingga akhirnya kembali menduda pada 2013.

Sebelum pernikahan keempat, Sutarti sebenarnya sudah beberapa kali menasihati calon ibunya itu.

“Saya sering kasih pertimbangan. Tapi dia tetap keukeh ingin menikah sama bapak. Dia tidak mau nikah sama pria lain. Alasanya sudah mantap karena sudah telanjur cinta,” ujar dia.

Baca juga: Viral Pelajar Minum Miras di Kelas, Disdik Tanyakan ke Kepala Sekolah di Jakut

Sumber: KOMPAS.com (Tresno Setiadi)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Beli Alat untuk Membunuh Saat Bersama Korbannya, Polisi: Korban Tak Tahu

Pelaku Beli Alat untuk Membunuh Saat Bersama Korbannya, Polisi: Korban Tak Tahu

Regional
Dalam Dua Hari, Kota Tegal Temukan 64 Kasus Baru Positif Covid-19

Dalam Dua Hari, Kota Tegal Temukan 64 Kasus Baru Positif Covid-19

Regional
Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Pulau Komodo Berubah Jadi Pulau Mang Dodo

Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Pulau Komodo Berubah Jadi Pulau Mang Dodo

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Regional
Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Regional
Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang 'Maaf', Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang "Maaf", Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Regional
Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Regional
Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Regional
Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Regional
Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Regional
Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Regional
Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X