Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi dengan Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Kompas.com - 22/08/2019, 09:37 WIB
Gunung Anak Krakatau ShutterstockGunung Anak Krakatau

BANDUNG, KOMPAS.com - Erupsi terjadi di Gunung anak Krakatau, Kamis (22/8/2019) pagi tadi sekitar pukul 07.55 WIB. Tinggi kolom abu kurang lebih 300 meter di atas puncak.

"Tinggi kolom abu teramati kurang 300 di atas puncak (457 meter di atas permukaan laut)," kata Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Kamis (22/8/2019).

Dikatakan, kolom abu teramati berwarna putih kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan barat laut.

"Erupsi ini terekam seimogram dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 47 detik," katanya.

Baca juga: Viral Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, PVMBG Pastikan Hoaks

Saat ini, Gunung Anak Karakatau berada pada status level II atau waspada, untuk itu, PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 kilometer.

Level waspada

Pada 26 Juli 2019 lalu, Krakatau terus mengeluarkan asap vulkanik hingga menyebabkan air laut berwarna cokelat kekuningan. Kondisi itu membahayakan.

BKSDA Bengkulu mengimbau nelayan dan warga jangan mendekati gunung dalam radius 2 kilometer. Gunung ini pada dasarnya bukan merupakan objek wisata. Namun masih ada saja wisatawan tidak mengindahkan larangan sehingga mereka berdatangan ke gunung api tersebut.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Meletus 4 Kali, Badan Geologi Pastikan Masih Aman

Sejak Maret 2019, Gunung Anak Krakatau berada pada level II atau waspada. Nelayan dan masyarakat diimbau tidak mendekati gunung dalam radius kilometer dari kawah gunung.

Gunung Anak Krakatau masuk wilayah Kepulauan Krakatau yang terdiri dari Pulau Krakatau, Pulau Rakata, Pulau Sertung dan Pulau Panjang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Regional
Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Regional
Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Regional
Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Regional
Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Regional
Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Regional
Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Regional
Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Regional
Viral karena Nikahi Model Cantik dengan Mahar Sandal Jepit, Pria Ini Dirisak, Dibilang hanya Cari Sensasi

Viral karena Nikahi Model Cantik dengan Mahar Sandal Jepit, Pria Ini Dirisak, Dibilang hanya Cari Sensasi

Regional
Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

Regional
Dampak Corona, Peserta UTBK di Universitas Pattimura Turun Drastis

Dampak Corona, Peserta UTBK di Universitas Pattimura Turun Drastis

Regional
Perempuan Terduga Teroris Ditangkap Densus 88, Diduga Terkait Penyerangan Wakapolres Karanganyar

Perempuan Terduga Teroris Ditangkap Densus 88, Diduga Terkait Penyerangan Wakapolres Karanganyar

Regional
PSBB Ambon Diperketat, Mobil Pribadi Kena Ganjil Genap

PSBB Ambon Diperketat, Mobil Pribadi Kena Ganjil Genap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X