Dikira Kelapa Kering, Setelah Dibersihkan Ternyata Granat Peninggalan Perang Dunia

Kompas.com - 21/08/2019, 18:42 WIB
Polisi memeriksa granat yang ditemukan di Desa Kuwayuh, Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, DOK POLRES KEBUMENPolisi memeriksa granat yang ditemukan di Desa Kuwayuh, Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah,

KEBUMEN, KOMPAS.com - Warga Desa Kuwayuh, Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan benda mencurigakan yang ternyata merupakan granat nanas.

Kasubag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno mengatakan, benda yang diduga granat tersebut pertama kali ditemukan oleh Ahmad Mahfuri (47), warga Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Selasa (20/8/2019) petang.

"Benda yang diduga granat nanas tersebut ditemukan warga saat sedang mencari kayu bakar. Benda tersebut dikira kelapa kecil kering. Namun, setelah dibersihkan adalah benda yang diduga granat," kata Suparno melalui keterangan tertulis, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Dua Bocah SD Temukan Granat Nanas Aktif Saat Asyik Bermain Gali Tanah

Suparno mengatakan, temuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pejagoan, Rabu. Saat ini sedang ditangani oleh anggota Polsek Pejagoan dan Inafis Polres Kebumen.

Polisi yang berada di TKP segera memasang garis polisi agar warga tidak mendekat.

"Sudah ditangani dan diolah TKP. Kita juga berkoordinasi dengan Brimob untuk langkah selanjutnya terkait pemusnahan. Granat nanti kita musnahkan," ujar Suparno.

Menurut Suparno, granat tersebut diduga sisa peninggalan Perang Dunia II. Meski sudah karatan, kemungkinan granat tersebut masih aktif dan berbahaya.

Baca juga: Gali Kuburan, Warga di Ambon Malah Temukan Granat Aktif



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

Regional
Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Regional
Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Regional
Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

Regional
2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X