6 Saksi Diperiksa atas Dugaan Perusakan Bendera di Depan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Kompas.com - 21/08/2019, 18:02 WIB
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKapolda Jatim Irjen Luki Hermawan

SURABAYA, KOMPAS.com — Polisi mengaku memeriksa 6 saksi dalam kasus dugaan perusakan bendera di depan Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya.

Dua di antaranya disebut mengetahui 2 aorang melakukan perusakan tiang bendera.

"Enam saksi dari sekitar asrama diperiksa, 2 menyatakan melihat tapi tidak mengetahui jelas wajahnya," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Polisi Terus Selidiki Kasus Perusakan Bendera Merah Putih yang Dilaporkan Ormas

Dua orang yang dimaksud oleh saksi, kata Luki, adalah penghuni Asrama Mahasiswa Papua.

"Setelah merusak dengan mematahkan bendera, keduanya lalu masuk ke asrama," ujar Luki.

Bendera tersebut dipasang oleh petugas Kecamatan Tambaksari di depan asrama di sisi jalan.

Sebelum memasang, petugas sudah meminta izin kepada penghuni asrama.

"Ada video pemasangan bendera oleh petugas kecamatan. Petugas kecamatan sempat menaiki pagar untuk meminta izin memasang bendera," kata Luki.

Baca juga: Polisi Dinilai Buru-buru Amankan Mahasiswa Papua Terkait Dugaan Perusakan Bendera

Polrestabes Surabaya sebelumnya juga sempat memeriksa 43 warga penghuni Asrama Mahasiswa Papua atas perusakan tiang bendera tersebut.

Namun, semua penghuni mengaku tidak mengetahui siapa yang melakukan perusakan.

Dugaan perusakan bendera tersebut disebut sebagai salah satu pemicu aksi ormas di depan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X