Elpiji Mengalami Kelangkaan, Warga Rela Beli di Atas Harga HET

Kompas.com - 21/08/2019, 16:33 WIB
Ilustrasi KOMPAS/YULVIANUS HARJONOIlustrasi

LUWU, KOMPAS.com – Warga Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (21/08/2019) siang  mengeluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram. Kelangkaan sudah terjadi selama satu bulan, kelangkaan ini semakin dirasakan warga jelang Idul Adha hingga saat ini. 

Menurut Hasma Yusuf, salah satu warga, mengatakan bahwa meski langka dan harga mahal, namun dirinya tetap berupaya untuk mendapatkannya meski di luar daerah.

Harga elpiji 3 Kilogram mencapai Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per tabung padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya Rp17.500 per tabung.  

“Kelangkaan ini kami rasakan sudah sebulan, sudah langka harganya juga mahal sampai Rp 35.000 per tabung. Untuk mendapatkannya saya biasa cari sampai dapat bahkan harus ke luar daerah,” katanya saat ditemui di depan salah satu pangkalan gas elpiji di Belopa, Kabupaten Luwu.

Baca juga: Elpiji 3 Kg Langka, di Pinrang Harga Capai Rp 30.000 Per Tabung

Sementara itu, pemilik pangkalan elpiji di Belopa bernama Munsir mengatakan bahwa jatah sebanyak 80 tabung yang diberikan kepada setiap pangkalan tidak mencukupi dalam memenuhi kebutuhan konsumen.

Jatah tersebut habis dalam satu hari saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Memang terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, kami juga tidak tahu pasti penyebabnya, padahal setiap minggu kami dijatah 80 tabung dan jatah itu langsung habis dalam sehari padahal setiap rumah tangga hanya dijatah dua tabung saja,” ucap Munsir.

Penyebab kelangkaan

Terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini membuat Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, turun melakukan pemantauan.

Menurut Hasriadi, Kepala Seksi Bina Usaha Perdagangan, Dinas Perdaganagn Luwu, bahwa kelangkaan dipicu dengan meningkatnya konsumsi gas elpiji 3 kilogram sebelum dan sesudah Lebaran Idul Adha,  meski setiap hari sudah disalurkan jatah 6.720 tabung untuk seluruh pangkalan.

“Kelangkaan dipicu dengan meningkatnya konsumsi gas elpiji 3 kilogram oleh warga sebelum dan sesudah Idul Adha. Hari ini kami turunkan jatah tambahan namun ternyata di lokasi masih terlihat antrian,” ujar Hasriadi.

Baca juga: Jadi Pengoplos Elpiji, Pria di Gresik Mengaku Belajar dari YouTube

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.