Beli Motor Curian, Pedagang Cilok Ditangkap di Subang

Kompas.com - 21/08/2019, 15:39 WIB
Ilustrasi pencurian sepeda motor. KOMPAS.com / ABDUL HAQIlustrasi pencurian sepeda motor.

BANDUNG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Subang berhasil menangkap dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam pencurian dengan kekerasan di Subang.

Dua pelaku tersebut yaitu H alias AD (22), warga Kelurahan Cigadung, yang berperan memukul korban dan menjual sepeda motor hasil curian.

Sementara, satu orang yang ditangkap merupakan pedagang cilok berinisial R. Warga Kabupaten Garut tersebut diduga membeli sepeda motor hasil curian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polres Subang Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, pencurian dengan kekerasan terjadi pada April 2019 lalu.

Baca juga: Driver Ojol yang Lecehkan Penumpang Ternyata Residivis Pencurian Celana Dalam

Saat itu, tersangka AD dan tersangka A yang kini berstatus buronan, pulang berboncengan dengan menggunakan kendaraan roda dua dari Pagaden ke Subang.

Dalam perjalanan, keduanya berkendara melalui jalan layang Rancakandong, Kelurahan Sukamelang - Subang.

"T ujuannya untuk mencari sasaran atau calon korban yang membawa handphone untuk di ambil," kata Truno melalui pesan singkat, Rabu (22/8/2019).

Di Jembatan Tol Cilapai atau jalan layang Rancakondang, pelaku melihat target sasarannya.

Saat itu korban tengah menongkrong bersama teman-temannya.

"Tersangka memberhentikan sepeda motor yang di kendarainya, kemudian menghampiri korban dan teman-temannya, lalu meminta uang kepada korban untuk tambah-tambah membeli minuman keras," kata Truno.

Menurut Truno, karena korban menolak memberi, akhirnya tersangka membawa korban dan temannya itu ke Perkemahan Ranggawulung Kelurahan Pasirkareumbi-Subang.

Korban dibawa dengan dibonceng tersangka A.

Di lokasi, kepala korban dipukul oleh tersangka AD. Sementara, tersangka A memukul teman korban.

Selanjutnya, tersangka mengambil ponsel dan motor korban, kemudian melarikan diri dan meninggalkan korban dan temannya di lokasi tersebut.

Tersangka kemudian membawa ponsel dan motor korban ke daerah Jalan Cagak Subang. Di sana, keduanya menjual ponsel ke pedagang minuman keras dengan harga Rp 128.000 ditambah tiga botol anggur dan sebungkus rokok.         

Kedua pelaku kemudian ke perkebunan teh untuk meminum anggur yang didapatkannya tersebut.

Setelah itu, keduanya menjual motor korban ke pedagang cilok. Hasil penjualan tersebut kemudian mereka bagi dua.

"Kedua tersangka tersebut menjual sepeda motor milik korban ke pedagang cilok R seharga Rp 3 juta," ucap Truno.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Regional
KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

Regional
Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Regional
Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

Regional
Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Regional
Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

Regional
Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Regional
Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

Regional
Tokoh Perempuan Sekaligus Bakal Calon Bupati Sukabumi Tutup Usia

Tokoh Perempuan Sekaligus Bakal Calon Bupati Sukabumi Tutup Usia

Regional
Misteri Tengkorak Berambut Panjang di Lokasi Kebakaran Hutan Baluran...

Misteri Tengkorak Berambut Panjang di Lokasi Kebakaran Hutan Baluran...

Regional
Polisi Sudah Pantau Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik di Kapuas Sejak Kasusnya Viral

Polisi Sudah Pantau Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik di Kapuas Sejak Kasusnya Viral

Regional
Mantan Anggota DPRD dan Istrinya Ditangkap karena Dugaan Penipuan

Mantan Anggota DPRD dan Istrinya Ditangkap karena Dugaan Penipuan

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ditangkap di Rumah Pamannya di Kapuas, Kalteng

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ditangkap di Rumah Pamannya di Kapuas, Kalteng

Regional
Tinggal di Kandang Ayam dengan Dinding Terpal, Indriana: Saat Hujan Bocor, kalau Malam Anginnya Kencang

Tinggal di Kandang Ayam dengan Dinding Terpal, Indriana: Saat Hujan Bocor, kalau Malam Anginnya Kencang

Regional
Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Firasat Buruk hingga Dihujat di Medsos

Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Firasat Buruk hingga Dihujat di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X