Korban Kerusuhan Maluku Minta Pemerintah Segera Bayar Ganti Rugi Rp 3,9 Triliun

Kompas.com - 21/08/2019, 14:36 WIB
Iwan (kiri) dan Ramli (kanan), dua eks korban pengungsi Maluku Tahun 1999 saat dimintai tanggapannya soal putusan MA yang mewajibkan pemerintah membayar ganti rugi kepada para korban kerusuhan Maluku, Rabu (21/8/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYIwan (kiri) dan Ramli (kanan), dua eks korban pengungsi Maluku Tahun 1999 saat dimintai tanggapannya soal putusan MA yang mewajibkan pemerintah membayar ganti rugi kepada para korban kerusuhan Maluku, Rabu (21/8/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah warga Maluku eks korban pengungsi pada kerusuhan 1999 meminta pemerintah segera membayar biaya ganti rugi atas kerusakan rumah-rumah mereka akibat konflik yang terjadi di wilayah tersebut 20 tahun silam.

“Saya salah satu korban pengungsi 1999, saya minta agar pemerintah membayar ganti rugi kepada kami yang dulu pernah jadi pengungsi,” kata Iwan (47) saat ditemui Kompas.com di kawasan Waihaong, Ambon, Rabu (21/8/2019).

Iwan mengaku, rumahnya yang saat itu berada di kawasan Waringin, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, ikut terbakar saat konflik berkecamuk pada 1999.

Dia pun berharap agar pemerintah dapat segera membayar ganti rugi kepada warga Maluku yang menjadi korban kerusuhan.

“Harapan saya, kalau memang sudah ada keputusan begitu, ya pemerintah harus segera mengganti rugi. Kita ini orang susah, ya bisa digunakan untuk perbaiki rumah dan keperluan keluarga,” kata Iwan.

Baca juga: Jokowi Belum Terima Putusan MA soal Ganti Rugi Korban Kerusuhan Maluku 1999

Ramli salah satu korban pengungsi lainnya menceritakan, saat kerusuhan terjadi, rumahnya yang berada di kawasan Batu Gantung ikut terbakar hingga rata dengan tanah.

Saat itu, mereka harus hidup di lokasi pengungsian.

Menurut Ramli, setelah konflik mulai reda, keluarganya hanya diberikan bantuan seng dan semen oleh pemerintah untuk membangun kembali rumahnya yang terbakar.

“Saya hanya mendapat bantuan semen dan seng, tapi tidak pernah mendapat bantuan uang Rp 15 juta dan uang pegangan Rp 3,5 juta. Kalau memang ada (putusan) begitu, kami bersyukur dan kiranya dapat diberikan kepada kami dan semua yang berhak menerima,” kata Ramli.

Senada dengan Iwan dan Ramli, Ricky Hendrik salah satu warga lainnya yang juga korban kerusuhan berharap pemerintah dapat segera memberi ganti rugi kepada warga Maluku.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X